Pendidikan + Budaya – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 1 - 25 dari 926 artikel
Selain yang bisa didata oleh angka, Karhutla juga menghancurkan hal-hal yang tidak terlihat. Semisal, ruang tempat budaya dibentuk, dirawat dan diwariskan.
Penayangan kembali ini tak lagi terasa seperti nostalgia, melainkan pengakuan kalah: langkah melepaskan diri dari jerat multiverse demi merapikan kembali alur yang berantakan.
Hasil PISA 2025 menunjukkan paradoks. Banyak siswa datang ke sekolah dengan modal belajar positif tapi modal belajar tersebut tidak serta merta berubah menjadi kompetensi akademis.
Angka keracunan akibat MBG jauh lebih besar daripada yang selama ini dilaporkan. Padahal, keracunan juga membawa beban beruntun ke masyarakat. Apa solusinya?
Personalisasi kekuasaan membuat perguruan tinggi rentan terhadap korupsi. Mengapa?
Lagu pop Swedia ini diluncurkan ketika ABBA tengah berupaya merambah pasar Amerika Serikat (AS). Siapa sangka, lagu tersebut kemudian menjelma menjadi hit yang mendunia.
Ungkapan ‘ndasmu’ dan ‘londo ireng’ oleh presiden menunjukkan bahwa makna ujaran ditentukan oleh pengucapnya—baik sebagai strategi pengalihan isu maupun penjelas batas terhadap pengkritik.
Chatbot AI memperlakukan tafsir sebagai “teks mati” sehingga rentan kesalahan. Karena itu, tafsir perlu kembali diposisikan sebagai “teks hidup” yang terhubung dengan sumber dan tradisinya.
Pilihan atas cita-cita dan aspirasi saat dewasa, sangat ditentukan oleh lingkungan tempat anak-anak tumbuh dan pola pengasuhan yang mereka terima.
Usia lukisan cadas di Pulau Wetar, Maluku, menjadi salah satu lokasi paling awal di luar Taiwan yang mendokumentasikan migrasi penutur Austronesia.
Mengganti buku teks tanpa kajian memadai berpotensi menjadi kebijakan yang mahal dan merepotkan, tanpa manfaat yang sepadan. Mengapa?
Sosok perempuan dalam Odyssey karya Homer digambarkan cerdik, penuh hasrat, dan berkuasa. Adaptasi Nolan justru mengubah mereka menjadi figur yang sarat penderitaan, pengorbanan, dan penyesalan.
BTS berharap agar “musik bisa didengar dan dicintai apa adanya, bukan dibagi-bagi berdasarkan wilayah atau bahasa.”
Di tengah kehidupan yang penuh tekanan, masyarakat – terutama kaum muda – memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memahami spiritualitas dan mempraktikkan agama. Apa risikonya?
Meski trennya positif, sebagian guru masih kesulitan mengenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial karena belum menguasai materi secara berimbang.
Apakah film Christopher Nolan ini merupakan adaptasi terbaik The Odyssey karya Homer? Belum tentu. Lagipula, hal itu memang mustahil.
Sumbu Filosofi menghadapi ancaman gempa dan lahar dingin Merapi, sementara kolaborasi masih didominasi pemerintah-warga. Ini membutuhkan optimalisasi Danais, dan akses Dana Abadi Kebudayaan.
Penelitian menunjukkan bahwa yang paling penting bukan seberapa cepat anak mampu membaca sendiri, melainkan bagaimana orang dewasa mendampingi proses mereka belajar membaca.
Sekolah Dasar di Yogyakarta menggunakan cara masing-masing untuk memberikan pendidikan seksualitas. Ini menciptakan kesenjangan baik dari sisi materi, pengajar, maupun pengemasan program.
Riset membuktikan bahwa praktik agroforestri yang sesuai konteks lokal dan peka gender mampu memperkuat ketangguhan sosio-ekologis warga pulau kecil.
CC BY35,8 MB (download)
Fenomena tokoh publik dan figur politik yang mengumpat di ruang publik kerap memicu kontroversi. Secara norma sosial, tindakan ini dianggap tidak etis dan bahkan sering melekat pada cap negatif. Seakan-akan…
Ketika Odysseus akhirnya tiba di Ithaca, ia tidak langsung masuk dan mengungkap identitasnya. Berikut alasannya.
Pemerintah mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mengintegrasikan pendidikan, padahal yang dibutuhkan Indonesia adalah pemerataan kualitas kampus, bukan universitas baru.
Ketika murid SD bertanya tentang LGBTQ+, guru tidak cukup hanya melarang atau menghindar. Lalu, bagaimana cara menjawab yang tepat sesuai perkembangan anak?
Sepanjang sejarah sinema, ‘popcorn’ memicu pandangan yang bertolak belakang: pernah dicemooh sebagai gangguan murahan, sekaligus disanjung sebagai juru selamat finansial bagi industri film.
























