Sains + Teknologi – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 1 - 25 dari 956 artikel
Mendokumentasikan keanekaragaman hayati Kalimantan tak lagi harus mengejar satwa langsung. Lewat metode eDNA, segelas air sungai dapat mengungkap jejak kehidupan yang tersembunyi di dalam hutan.
Menilai hubungan kekerabatan antarspesies membutuhkan upaya tambahan. Namun, riset kami terhadap 422 spesies burung di 1.410 titik mengungkapkan bahwa informasi itu amat berharga karena memberikan gambaran lebih mendalam: seberapa banyak sejarah evolusi yang sebenarnya sedang kita lindungi.
Bagi warga Pulau Sebesi, erupsi Anak Krakatau bukan sekadar ancaman bahaya, melainkan bagian dari ruang hidup. Pengalaman dan memori bencana membentuk budaya kesiagaan unik berbasis kearifan lokal.
Sains bekerja melalui proses revisi. Sebagai konsumen kita harus belajar mengevaluasi kematangan bukti dan selalu fleksibel terhadap temuan-temuan baru.
Citra satelit memperlihatkan drastisnya dampak erupsi Anak Krakatau di Pulau Sertung. Perubahan warna vegetasi ini membuka laboratorium alam baru bagi pengamatan awal pembentukan tanah.
Dari berita menakutkan hingga unggahan ulang video erupsi, riset terbaru mengungkap bagaimana kesalahpahaman umum dapat memicu penyebaran misinformasi tentang gunung api.
Ketika kebakaran memusnahkan populasi satwa sebelum sempat diteliti, Indonesia juga bisa kehilangan informasi genetik yang mungkin tidak akan pernah bisa dipulihkan.
Keterbatasan jarak, akses, dan bidan membuat banyak ibu hamil di daerah terluar sulit melakukan pemeriksaan kehamilan. Peneliti membuat alat untuk membantu ibu hamil memantau kondisi kehamilan dari rumah tanpa mengurangi peran bidan.
Apa yang sering dianggap sebagai ‘bermain’ mungkin sama sekali bukan bermain. Faktanya, interaksi-interaksi ini justru bisa menimbulkan stres pada kucing.
Kerusakan rumah akibat gempa di Sikka tergolong paling rendah dibanding kabupaten lain di NTT maupun Gempa Flores 1992. Kami menduga pengetahuan lokal berkontribusi pada tren ini.
Pelajaran behavioral science tentang bagaimana manusia mengambil keputusan ketika menghadapi bencana—dan mengapa memahami perilaku penting untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Cuaca panas ekstrem mengganggu rantai pasok obat dan vaksin global, termasuk Indonesia. BPOM perlu mengembangkan metode analisis dan pengawasan obat berbasis sains yang tahan cuaca ekstrem.
Label ‘chemical-free’ itu mustahil secara sains. Kemofobia lahir dari bias otak yang mengagungkan bahan alami, padahal dosis yang menentukan bahaya. Sains butuh narasi menarik untuk lawan sensasi.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pornografi berlebihan belum masuk kategori kecanduan.
Cara baru memahami bias kognitif: mungkin masalahnya bukan hanya bagaimana kita berpikir, tetapi juga bagaimana otak mengelola energi.
Beberapa pemilik burung memberikan obat kepada peliharaannya agar berhenti bermasturbasi. Padahal, ini perilaku yang alami.
Bukan sekadar masalah medis, ulah manusia memaksa parasit berevolusi menjadi lebih tangguh dan kebal obat. Siapkah sistem kesehatan kita menghadapi ancaman mutasi senyap ini?
Peluncuran Business Agent oleh Meta menandai potensi perubahan besar bagi cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan. Namun, apa dampaknya buat kita dan pelaku usaha?
Salah sasaran adalah masalah klasik bantuan sosial yang kini mau diatasi dengan AI oleh pemerintah Indonesia. Tapi ada masalah klasik lain yang berisiko menghambat penerapan AI dalam bantuan sosial Indonesia.
Penggunaan CT scan diduga bisa memicu kanker di kemudian hari. Gagasan ini menimbulkan pro dan kontra antarilmuwan.
Kami membuat Ocean Accounting Platform untuk menghitung tak hanya potensi laut Indonesia, tapi juga daya dukung lingkungan, termasuk memotret kondisi masyarakat di dalamnya.
Modifikasi cuaca melalui penyemaian awan biasanya dilakukan untuk memindahkan hujan ke daerah ‘aman’. Tapi efektivitasnya diragukan. Dan sejauh ini pemerintah belum terlihat memperhitungkan dampaknya ke nelayan dan petani daerah tersebut yang mengandalkan kepastian cuaca untuk mencari nafkah.
Fenomena panas perkotaan atau urban heat island memunculkan ketimpangan akses kenyamanan terhadap panas.
Teknologi penanganan panas ekstrem terbatas dan memicu eksklusi digital.
Diperlukan kebijakan adaptasi panas yang inklusif.
Akurasi jam pintar tidak selalu bisa diandalkan. Riset ungkap bagaimana data ‘smartwatch’ bisa keliru dan membohongi kita.
Pemilihan rumput lapangan di setiap stadion berbeda-beda,
























