Articles on DNA
Displaying 1 - 20 of 28 articles
Mendokumentasikan keanekaragaman hayati Kalimantan tak lagi harus mengejar satwa langsung. Lewat metode eDNA, segelas air sungai dapat mengungkap jejak kehidupan yang tersembunyi di dalam hutan.
Ketika kebakaran memusnahkan populasi satwa sebelum sempat diteliti, Indonesia juga bisa kehilangan informasi genetik yang mungkin tidak akan pernah bisa dipulihkan.
Penelitian terbaru menemukan bahwa sapi madura punya keanekaragaman tertinggi di antara sapi domestik global akibat aliran gen dari banteng pada abad ke-7.
Peneliti menemukan bahwa RNA-mikro bisa memperlambat proses penuaan dan mengurangi risiko penyakit lansia. Bagaimana caranya?
Makanan dan minuman yang kamu konsumsi bisa pengaruhi kesehatan tubuh maupun anak cucu. Bagaimana hal ini terjadi?
Dua penelitian baru telah mengungkapkan mengapa beberapa kucing berwarna oranye—sebuah teka-teki genetika yang masih menjadi misteri hingga saat ini.
DNA kita mengandung informasi yang menentukan penampilan fisik manusia. Warna mata kita juga ditentukan oleh serangkaian instruksi yang terkandung di dalam DNA.
Memahami dan menghargai potensi dan tantangan teknologi CRISPR/Cas9 adalah kunci untuk memanfaatkan teknologi ini secara efektif dan etis.
Airborne DNA memungkinkan peneliti untuk mengetahui keberadaan satwa terancam yang sulit dijumpai melalui DNA yang ditinggalkannya di udara.
Studi kami pada tikus menunjukkan perubahan epigenetik pada ibu dapat diturunkan ke keturunannya untuk mempengaruhi waktu kritis dalam bagaimana tulang belakang berkembang.
Untuk mengetahui siapa DNA yang tertinggal di tempat kejadian perkara, penyidik membandingkan dengan DNA orang-orang dicurigai atau memiliki akses ke lokasi kejadian.
DNA berisi semua instruksi yang diperlukan untuk membuat tubuh Anda bekerja.
Memiliki warna mata yang berbeda cukup tidak biasa, tetapi itu terjadi pada banyak spesies di seluruh kerajaan hewan.
Sejak film ‘Jurassic Park’ pertama muncul, jutaan orang bertanya-tanya apakah para ilmuwan dapat membuat dinosaurus.
Sekarang sebuah studi menunjukkan bahwa manusia purba yang tinggal di Afrika mungkin juga telah mengalami kawin silang dengan para hominin purba yang masih berkerabat dengan Homo Sapiens.
Karena penyakit yang serius jarang disebabkan oleh mutasi gen tunggal, mereka tidak dapat disembuhkan dengan mengganti gen dengan salinan gen normal dan membuat munculnya premis terapi gen.
Bukti-bukti yang menunjukkan bahwa paparan stres yang berkepanjangan dapat mempercepat penuaan dan kerusakan tubuh.
Penelitian terbaru menguraikan bagaimana percampuran leluhur mausia modern dengan beberapa kelompok manusia purba dalam perjalanannya dari Afrika ke Australia.
Anak-anak kita pasti kenal dengan Nemo si ikan badut bintang film Pixar. Tapi kenapa Nemo memiliki tiga garis, bukan satu atau dua? Biologi perkembangan dan evolusi mengungkapkan jawabannya.
Dia membangkitkan riset biologi molekuler melalui Lembaga Eijkman.
Sangkot Marzuki berupaya memperbaiki ekosistem ilmu pengetahuan yang total rusak. Sebab orang meneliti di perguruan tinggi hanya untuk naik cum dan naik pangkat. Sistem harus dirombak.


















