Articles on Fandom
Displaying all articles
K-pop telah memengaruhi praktik berbahasa anak muda Indonesia. Elemen bahasa digunakan oleh fans K-pop sebagai penanda identitas lokal-global, ekspresi keakraban, dan penghubung identitas.
Pemakzulan presiden Korea Selatan dan aksi protes ‘light-stick’ memperlihatkan keterhubungan antara konsumsi budaya populer dan partisipasi politik kontemporer.
Konser dangdut koplo menghadirkan ‘ruang nostalgia’ yang mempertemukan nilai-nilai tradisional dan modern bagi para pendatang dari Jawa yang tinggal di Jabodetabek.
Curahan duka dari para penggemar menunjukkan kegembiraan dan kepedihan karena rasa cinta dan kehilangan seorang idola musik.
Dengan situasi demokrasi Indonesia yang sedang “dipermainkan” penguasa, gagasan “politik kegeraman” dari kaum muda menjadi relevan, mencerminkan rasa frustrasi dan kemarahan terhadap kondisi negara.
Penggemar K-pop Indonesia yang tidak suka ditunggangi kepentingan politik, kini membuat gerakan politik melalui aktivisme digital.
Taylor Swift mungkin adalah bintang pop terbesar di dunia saat ini - tapi bagaimana dia bisa begitu terkenal, dan bagaimana dia tetap relevan dengan audiens yang lebih muda?
Matematikanya sederhana. Sebagian besar penggemar Taylor Swift yang menginginkan tiket pertunjukannya akan kehabisan jatah.
Cosplay dan acara konvensi komik mengundang jutaan penggemar dari seluruh dunia, menghasilkan uang yang banyak, dan meluncurkan karier desain yang unik.








