Articles on konflik lahan
Displaying all articles
Konflik pembangunan dan masyarakat adat bukan soal antikemajuan, melainkan hak menentukan tanah.
Program co-firing biomassa yang diakselerasi lewat Hutan Tanaman Energi ternyata tidak mampu membuat Indonesia beranjak dari ketergantungannya pada batu bara.
Meski negara mengembalikan hutan adat kepada masyarakat adat Pandumaan-Sipituhuta, kerusakan hutan akibat eksploitasi PT TPL sudah terlanjur menghancurkan ekosistem.
Produk olahan susu memiliki jejak lingkungan terbesar, tapi susu nabati datang dengan sejumlah isu lingkungan juga.
Penggunaan argumen tepat, berdasarkan keadilan agraria atau adat, bisa memenangkan komunitas masyarakat lokal dan adat pada kasus konflik lahan.
Perlindungan terhadap masyarakat adat belum terpenuhi, sementara eksistensi mereka terancam dengan upaya penjarahan sumberdaya alam dan pengalihan fungsi hutan.
Angka kematian orang yang berkampanye untuk melindungi lingkungan naik tiga kali lipat selama 15 tahun terakhir.
Proyek pembangunan skala besar bisa berarti masyarakat lokal kehilangan identitas mereka dan koneksi ke masa lalu.
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa petani dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kelapa sawit. Namun, mereka juga bisa dirugikan oleh komoditas ini.






