Articles on Resistansi antibiotik
Displaying all articles
Percampuran limbah antibiotik dengan obat-obatan lain di lingkungan bisa membuat bakteri lebih kebal terhadap obat. Alarm bagi sungai di Jakarta yang tercemar parasetamol dan metformin.
Infeksi yang disebabkan bakteri resistan sering kali sulit atau tidak dapat diobati hingga menyebabkan kematian.
Penggunaan antibiotik tidak bisa sembarangan. Diperlukan resep dokter sebelum menggunakan obat untuk melawan infeksi bakteri ini.
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini terdapat lebih banyak antibiotik yang dikembangkan. Namun, masalah resistansi antibiotik kian serius dan mengkhawatirkan.
Antibiotik berbeda dengan obat lainnya seperti obat penyakit kronis atau gejala penyakit ringan pada umumnya yang bekerja dengan memodifikasi proses fisiologis di dalam tubuh.
Resistensi antibiotik bukan hanya ancaman bagi mereka yang salah menggunakan antibiotik dan bagi mereka yang sedang menderita penyakit infeksi. Siapapun bisa terkena dampaknya.
Meskipun memiliki karakteristik anti-bakteri seperti antibiotik, bakteriofag memiliki perbedaan kharaktersitik yang secara ilmiah dinilai lebih ‘menguntungkan’ dibandingkan antibiotik.
Karena telah banyak obat yang ditemukan di tanah, para peneliti juga menghabiskan banyak waktu menjelajahi dasar laut untuk mencari senyawa baru, termasuk di sedimen laut Bahama.
Antibiotik hanya memiliki sedikit manfaat atau bahkan tidak sama sekali terhadap infeksi saluran pernapasan pada anak.
Ketika resistansi antibiotik meningkat secara global, perlu alternatif baru dalam mengobati infeksi. Ahli kimia dapat mulai dengan melihat senyawa yang diproduksi di alam oleh ikan.
Penyakit menular via kontak antar-orang dan juga kontak orang dan habitat hewan. Di negara maju ada pergeseran masalah dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.
Mikroba yang bisa memakan antibiotik bisa berguna untuk membersihkan tanah dan air yang terkontaminasi limbah antibiotik.
Risiko kuman super tadinya hanya dialami oleh orang-orang dengan imunitas lemah dan yang mengalami operasi. Namun ditemukannya penularan seksual kuman super, resistansi dapat menyebar cepat.
Wabah difteri saat ini tidak disebabkan hal tunggal. Tidak diselesaikan dengan memaki orang tua antivaksin. Tapi juga soal distribusi vaksin yang baik dan antibiotik yang tak seampuh dulu.












