Articles on Ketimpangan ekonomi
Displaying all articles
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis profil kemiskinan di Indonesia September 2022 beberapa waktu lalu. Data BPS menunjukkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi…
Ketimpangan ekonomi pada masa Hindia Belanda berbeda-beda di tiap karesidenan. Apa yang menjadi latarnya?
Tata kelola politik yang berpusat di elite dan meningkatnya halangan bagi masyarakat sipil semakin mempersulit warga Asia Tenggara di tengah krisis.
Kami ngobrol dengan Kanti Pertiwi, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, tentang masalah kesejahteraan aparat sipil negara.
Kelompok berprivilese melakukan beberapa cara untuk menutupi keistimewaan yang mereka miliki
Apakah dibukanya akses Clubhouse ke pengguna Android akan membuat aplikasi ini menjadi lebih inklusif? Mengingat bahasan di media sosial secara umum yang masih sering bias kelas, nampaknya tidak.
Dalam usaha memperbaiki status sosial dan ekonomi, kelompok miskin menghadapi risiko terpisah dari komunitas, mengalami konflik budaya, dan mengalami masalah kesehatan mental
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis seleksi tanpa nilai - seperti sistem zonasi - mengatasi ketimpangan akses pendidikan antara murid dari keluarga kaya dan miskin.
Mengapa masyarakat Indonesia cenderung menutup mata terhadap tuntutan anti-rasisme warga Papua dan hanya fokus pada masalah separatisme saja?
Keyakinan masyarakat pada pentingnya kerja keras disebabkan oleh kesalahan persepsi ketimpangan ekonomi, jarak antara kelas sosial, dan minat pada topik terkait motivasi. Ini berbahaya.
Kelompok yang rentan semakin berisiko saat bencana terjadi. Pandemi jelas tidak bisa dihadapi sendiri.
Partisipasi pekerja perempuan di Indonesia stagnan di angka 50% di tiga dekade terakhir, ini adalah sebuah misteri karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang signifikan dalam periode yang sama.
Gejolak di Hong Kong disebabkan bukan oleh pengaruh Beijing, tapi keadaan pemerintahan dan masyarakat kota itu sendiri.
Perkembangan ekonomi Indonesia yang membaik mendorong terciptanya gaya hidup konsumtif yang memberikan dampak buruk pada warga yang tidak mampu mengikuti gaya hidup tersebut.













