Articles on Laut
Displaying 1 - 20 of 89 articles
Riset terbaru menemukan bahwa sampel garam dapur dari 45 merek di Indonesia, semuanya terbukti mengandung mikroplastik.
Sebagai bagian dari penelitian kami, kami mewawancarai dan mengamati ratusan penyelam scuba.
Riset terbaru menunjukkan Raja Ampat memiliki populasi hiu berjalan terpadat di dunia untuk seluruh genus hiu ini. Masyarakat lokal terutama ibu-ibu dan perempuan muda di Pulau Arborek ikut terlibat dalam riset.
Karbon biru tidak hanya sekadar menghitung karbon. Ia memerlukan tata kelola, pembiayaan, kebijakan, dan praktik. Pada akhirnya, keberhasilan bergantung pada manusia dan keterampilan mereka.
Dari teluk-teluk di Indonesia hingga laut lepas, hiu paus menempuh jalur migrasi yang berbeda menurut umur, jenis kelamin, perilaku, dan musim.
Banyak terumbu karang di Indonesia tetap stabil meskipun telah terjadi pemanasan laut selama puluhan tahun. Namun, ketahanan ini ada batasnya.
Kami membuat Ocean Accounting Platform untuk menghitung tak hanya potensi laut Indonesia, tapi juga daya dukung lingkungan, termasuk memotret kondisi masyarakat di dalamnya.
Keamanan teknologi penyimpanan karbon sangat bergantung pada pemantauan dan pemilihan lokasi yang ketat.
Perempuan dan orang muda di pesisir kerap diselebrasi karena ketangguhannya menghadapi krisis iklim. Namun, di balik resiliensi itu, terdapat ketimpangan, eksklusi, dan keterpaksaan untuk bertahan.
Dengan bantuan teknologi eDNA, riset menemukan keberadaan hiu epaulette berjalan yang endemik di perairan Raja Ampat.
Kegagalan PSN tambak udang di Kebumen tak membuat pemerintah surut. Kini pemerintah menyiapkan rencana ekspansi PSN tambak udang di wilayah Indonesia Timur, termasuk Sumba Timur.
Riset terbaru menemukan keberadaan bayi hiu paus di Teluk Saleh – penemuan langka yang memberi petunjuk lokasi kelahiran spesies ini. Penemuan ini terjadi berkat kolaborasi nelayan dan ilmuwan (sains warga).
Kasus hiu paus terdampar di Indonesia meningkat, terutama di selatan Jawa, dipengaruhi upwelling dan aktivitas manusia di pesisir.
Mencairnya es, permafrost, dan runtuhnya dinding fjord hanyalah beberapa dampak perubahan iklim yang dirasakan warga Greenland.
Teknologi eDNA membuat riset laut dalam lebih mudah dan murah. Indonesia perlu membangun konsorsium nasional eDNA untuk kebijakan dan pemantauan biodiversitas laut.
Sebagian besar program pemulihan fokus pada upaya meningkatkan pertumbuhan terumbu karang, tetapi jarang mempertanyakan apakah seluruh ekosistem berfungsi baik.
Call for Write-Ups: Bagikan gagasan dan temuan risetmu kepada publik.
Aktivitas tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat mengancam keanekaragaman hayati laut, terutama hewan langka seperti pari manta.
Terumbu karang yang rusak akibat bom ikan tidak mungkin pulih secara alami tanpa campur tangan manusia.
Pengurangan sampah plastik laut pada 2025 sebesar 70%, masih jauh dari target.
















