Articles on Media digital
Displaying all articles
CC BY50.6 MB (download)
Tahun 2025 hampir berakhir. Jika kita menengok ke belakang, lanskap media kita telah berubah total. Dominasi TV dan radio di tahun 2000-an kini digantikan oleh kekuasaan algoritma YouTube, Spotify, dan…
Serial TV berkualitas bisa membantu anak menumbuhkan kembali pengaturan waktu, emosi dan perilaku eksploratif yang sering hilang karena terpaan konten digital.
Kampus dianggap mengajarkan praktik jurnalisme jadul sehingga tidak lagi relevan dengan perkembangan teknologi. Benarkah?
Mengatasi kekerasan verbal ‘online’ membutuhkan pendekatan multidimensi yang melibatkan berbagai pihak, dari individu hingga pembuat kebijakan.
Penggemar K-pop Indonesia yang tidak suka ditunggangi kepentingan politik, kini membuat gerakan politik melalui aktivisme digital.
Riset ini mengkonfirmasi adanya kompleksitas masalah kepemilikan media dan afiliasi politik.
Inisiatif cek fakta memang penting, tetapi perlu lebih banyak konten dalam bentuk visual agar dapat menarik lebih banyak perhatian publik.
Internet dianggap sebagai teknologi pembebasan dan dituduh merusak demokrasi. Penelitian menunjukkan anggapan dan tuduhan tersebut ada benarnya.
Akun-akun ‘kampus cantik’ merupakan gejala budaya pendisiplinan tubuh perempuan di lingkungan kampus, tempat yang seharusnya menjadi ruang kritis.
Upaya menangkal misinformasi di level individu dan platform perlu dibarengi dengan upaya kebijakan dan kebudayaan.
Generasi muda tumpuan baru untuk urai benang kusut Peristiwa ‘65
Di episode SuarAkademia kali ini, kami ngobrol dengan Gloria Truly Estrelita, kandidat doktor di EHESS, Paris tentang berbagai gerakan dari kaum muda untuk mendorong upaya penyelesaian Peristiwa 1965.
Upaya menawarkan narasi alternatif dari Peristiwa 1965 terus berlangsung di dunia digital.
TikTok, sebuah platform media sosial yang populer di kalangan Gen Z, menyediakan ruang untuk mengekspresikan identitas lokal dan kedaerahan anak muda Indonesia.
Wabah COVID-19 telah membuat perusahaan media kehilangan omset dan memberikan tekanan lebih kepada pekerjanya.
Keterampilan literasi media adalah salah satu upaya melindungi anak dari konten kekerasan di berbagai media.
Media daring gagal berfungsi sebagai alat kontrol sosial dengan membangun empati terhadap korban; media justru memperbesar objektifikasi.
Individu memiliki kecenderungan untuk menjadi lebih cemas, mudah marah, merasa lebih memadai dan memiliki perasaan rendah diri yang bersifat sementara setelah melihat media sosial.
Facebook ingin Anda lebih banyak share momen pribadi daripada berita. Selintas sepertinya ok. Tapi dengan cara ini, sebenarnya Mark Zuckerberg ingin Anda lebih banyak lihat iklan ketimbang berita.
Spektrum berita bohong lumayan luas. Mulai dari yang nyata-nyata ketahuan bohong hingga yang mengecoh dengan halus sehingga kita tidak sadar.

















