Articles on Perang Ukraina
Displaying all articles
Ketegangan geopolitik global membuat Indonesia rentan krisis energi karena masih bergantung pada impor minyak dan gas.
Di Indonesia, narasi pro-Rusia berkaitan dengan keyakinan konspiratif antisemit (prasangka negatif atau kebencian terhadap orang Yahudi).
Kematian Prigozhin mengakhiri pergerakannya sebagai penantang terhadap Putin dan militer Rusia. Kematiannya akan berdampak pada peperangan di Ukraina dan kondisi domestik Rusia
ICC, walaupun memiliki kewenangan, masih menerapkan standar ganda, terutama pada negara-negara besar. Padahal, putusannya bisa berdampak luas bagi Rusia dan banyak negara di seluruh dunia.
Hubungan Cina dan Rusia terlihat rumit. Tetapi keputusan Cina untuk mendukung Rusia dalam perang di Ukraina pada akhirnya bermuara pada kepentingan politik Cina sendiri.
Rusia tidak mungkin berhenti menginvasi, dan Ukraina tidak akan berhenti bertahan.
Kedua kubu menggunakan media dengan cara yang sangat berbeda selama konflik: Zelensky dengan mencari dukungan, Putin dengan membungkam perbedaan berpendapat.
Perlawanan Myanmar terhadap rezim militer yang brutal hampir tidak dilirik oleh Barat. Padahal sikap mereka terhadap Ukraina menunjukkan kekuatan militer Barat dapat membantu kelompok pro-demokrasi.
G20 tahun ini menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibanding sebelum-sebelumnya.
Resor di seluruh dunia “kehilangan” wisatawan Rusia yang terkenal royal menghabiskan uangnya. Kini destinasi pariwisata tergopoh-gopoh mencari pengganti mereka.
Banyak yang mengira mata uang Rusia, rubel, akan terus ambruk. Nyatanya, hal itu tidak terjadi.
Ukraina adalah pusat bentrokan ideologi global – persis seperti yang terjadi pada 1930-an.
Konflik Rusia-Ukraina melibatkan tiga pemimpin kunci, yang masing-masing memiliki karakter kepemimpinan berbeda dalam menghadapi krisis.












