Articles on Transisi energi terbarukan
Displaying 1 - 20 of 22 articles
CC BY49.3 MB (download)
Berada di zona khatulistiwa membuat Indonesia memiliki modal sinar matahari yang melimpah. Namun keterbatasan infrastruktur dan ketidakpastian regulasi membuat energi surya belum bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Transisi energi harus segera dilaksanakan sebelum semuanya terlambat. Pendekatan berbasis komunitas bisa menjadi solusinya.
Industri modul surya Indonesia malah lesu di tengah peluang pasar global yang semakin terbuka. Jika ingin menjadi raja modul surya, Indonesia harus mengatasi berbagai hambatan regulasi dan teknis.
Impor listrik dari Sumatra lebih murah dan lebih bersih dibandingkan listrik berbasis gas fosil Singapura.
Prabowo ingin menggenjot swasembada energi bersih. Namun, tanpa pengawasan pertambangan, “just energy transition” atau transisi energi berkeadilan hanyalah istilah glamor untuk sebuah upaya yang tidak efektif.
Kebanyakan muslim masih memahami transisi energi secara sempit, misalnya soal mobil listrik.
Indeks ini sekaligus menunjukkan ketimpangan antardaerah dalam transisi energi.
ASEAN’s tech-focused plan extends coal plant lifespans, delaying cleaner energy adoption and increasing environmental risks.
Penolakan kerap terjadi karena pembagian manfaat dan biaya proyek energi terbarukan tidak merata antara pengembang dan masyarakat.
Pendidikan di bidang energi masih banyak berbasis energi kotor.
Pemerintah perlu merumuskan dokumen peta jalan pensiun dini PLTU secara inklusif yang memuat ketentuan pemulihan pasca-pemensiunan PLTU dengan lebih komprehensif.
Pemerintah tak boleh mengabaikan pembangunan persepsi positif energi terbarukan yang pas dengan semua tipe media.
Target iklim Indonesia tergolong yang paling jelek—versi koalisi lembaga penelitian global, Climate Action Tracer.
Transisi industri penting untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dan lapangan pekerjaan baru yang berkelanjutan dan rendah karbon. Sayangnya, perannya masih luput dari perhatian pemerintah.
Penjajahan dilakukan oleh pihak-pihak yang kuat, tak hanya pihak asing. Masyarakat adat menjadi pihak terjajah karena ruang hidup yang terebut dan hak-hak mereka diberangus.
Amonia melepaskan nitrogen yang ratusan kali lebih berbahaya dari emisi karbon di atmosfer.
Meskipun kendaraannya tak lagi membakar bensin atau solar, ketika mengisi baterai kendaraan, kita menancapkan kabel kendaraan pada listrik yang berasal dari pembakaran batubara.
Laut khatulistiwa yang tenang bisa menjadi alternatif terandal untuk panen energi surya besar-besaran dari laut.
Meski masih diperdebatkan, hidrogen layak dikembangkan untuk menambah pilihan bahan bakar ramah lingkungan dan menggeser dominasi bahan bakar minyak.
Pensiun dini PLTU dan investasi energi bersih jadi fokus pembiayaan pemerintah, tapi keadilan transisi harus diperhatikan agar tak rugikan masyarakat dan pekerja.



















