AFU.id

Indeks Berita

Celoteh Jazilul soal Status Oposisi PDIP yang Tidak Jelas, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus merespons pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid yang meminta PDIP bersikap tegas sebagai oposisi atau bagian dari koalisi pemerintah. Deddy meminta Jazilul tidak ikut mengatur urusan internal PDIP. Menurutnya, sikap politik partai berlambang banteng moncong putih itu merupakan keputusan organisasi dan tidak bisa didesak oleh kader partai lain. Ia menegaskan, arah politik PDIP ditentukan melalui mekanisme resmi partai, mulai dari kongres, r

Celoteh Jazilul soal Status Oposisi PDIP yang Tidak Jelas, Deddy Sitorus: Memangnya Dia Siapa?

Nasib Penghuni Hotel Sultan Pasca-Eksekusi: Tak Semua Dapat Kompensasi

Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) bersama kuasa hukum Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) mengungkapkan seluruh penghuni yang masih berada di kawasan eks Hotel Sultan akan didata dan tidak seluruhnya mendapatkan kompensasi. Pernyataan tersebut menyusul eksekusi pengosongan lahan yang dilaksanakan pengadilan pada Kamis (18/6/2026). Kuasa Hukum Setneg/PPKGBK, Chandra M. Hamzah, mengatakan proses eksekusi telah dituangkan dalam Berita Acara Eksekusi dan Berita Acara penyerah

Nasib Penghuni Hotel Sultan Pasca-Eksekusi: Tak Semua Dapat Kompensasi

Mengaku BEM Tanpa Restu Kampus, Mahasiswa Unpam Terancam Sanksi

Universitas Pamulang atau Unpam menegaskan akan memberikan pembinaan hingga sanksi kepada mahasiswa yang terbukti menggunakan nama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pamulang tanpa dasar hukum dan pengakuan resmi dari kampus. Peringatan itu disampaikan setelah nama BEM Universitas Pamulang muncul dalam sejumlah pernyataan, kegiatan, publikasi, surat-menyurat, hingga aktivitas media sosial. Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, menegaskan bahwa Unpam tidak memiliki organisasi kema

Mengaku BEM Tanpa Restu Kampus, Mahasiswa Unpam Terancam Sanksi

Buron 2 Bulan, Komandan KKB di Papua Ditembak Mati Saat Melarikan Diri

Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati Komandan KKB berinisial AP alias Y alias AS di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah AP berupaya kabur ke hutan saat akan ditangkap. Peristiwa itu terjadi dalam operasi penindakan pada Rabu (17/6/2026). Penindakan tersebut dilakukan di wilayah Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, saat tim gabungan aparat melakukan operasi terhadap keberadaan kelompok bersenjata yang masih aktif di wilayah tersebut. AP diketahui merupakan buronan atau Daftar P

Buron 2 Bulan, Komandan KKB di Papua Ditembak Mati Saat Melarikan Diri

Demo Mahasiswa Subang Memanas, Pagar DPRD Roboh Diterobos Massa

Gerbang utama gedung DPRD Kabupaten Subang roboh setelah aksi dorong antara mahasiswa dan aparat dalam demonstrasi yang digelar puluhan mahasiswa BEM lintas perguruan tinggi se-Kabupaten Subang, Kamis (18/6/2026) siang. Insiden itu terjadi saat massa berupaya merangsek masuk ke area gedung dewan yang dijaga ketat aparat keamanan gabungan. Aksi bermula ketika puluhan mahasiswa tiba di lokasi dengan membawa sejumlah tuntutan terhadap kebijakan pemerintah pusat. Massa berusaha menyampaikan aspirasi

Demo Mahasiswa Subang Memanas, Pagar DPRD Roboh Diterobos Massa

Pasca-Eksekusi, Setneg Buka Opsi Pekerjakan Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) memastikan akan memperhatikan nasib para eks karyawan Hotel Sultan, Jakarta, setelah eksekusi pengosongan lahan dan bangunan hotel tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026). Wamensesneg, Juri Ardiantoro membuka peluang agar para eks pegawai itu kembali dipekerjakan untuk mendukung aktivitas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Juri menyampaikan, Kementerian Sekretariat Negara telah meminta Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) untuk

Pasca-Eksekusi, Setneg Buka Opsi Pekerjakan Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan

Teror ke Jurnalis Suma UI, Dikuntit dan Didoksing Usai Liputan Demo

Sejumlah jurnalis mahasiswa Pers Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (Suma UI) mengalami penguntitan oleh orang tak dikenal seusai meliput aksi demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6/2026). Peristiwa ini terjadi di tengah eskalasi tekanan dan intimidasi yang mulai menguat menerbitkan opini berjudul “Menguji Sila Kemanusiaan di Bulan Kebanggaan” pada 10 Juni 2026. Badan Otonom Pers Suma UI menyebut rangkaian tekanan terhadap jurnalis mahasiswa itu tidak hanya terjadi di ruang digital, tetapi ju

Teror ke Jurnalis Suma UI, Dikuntit dan Didoksing Usai Liputan Demo

Masuk Perairan Malaysia Tanpa Dokumen: Empat WNI Dibebaskan, Dua Nelayan Masih Jalani Sidang

Sebanyak empat nelayan warga negara Indonesia (WNI) asal Bintan, Kepulauan Riau, dibebaskan oleh otoritas Malaysia setelah sebelumnya ditangkap bersama dua rekan mereka dalam kasus dugaan pelanggaran perairan di Johor. Sementara dua nakhoda lainnya masih menjalani proses hukum di Malaysia. Penangkapan terjadi pada 31 Mei 2026 ketika dua kapal nelayan Indonesia, KM Baruna Jaya dan KM Hai Yang 3 diamankan oleh Polis Marin Malaysia di perairan sekitar Pulau Aur, Johor. Aparat menuduh kapal tersebut

Masuk Perairan Malaysia Tanpa Dokumen: Empat WNI Dibebaskan, Dua Nelayan Masih Jalani Sidang

Aturan Outsourcing Baru Bisa Direvisi, Nasib Pekerja Alih Daya Kembali Tak Pasti

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membuka peluang meninjau kembali Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya atau outsourcing. Peluang revisi itu muncul setelah aturan baru tersebut mendapat masukan dari kelompok buruh dan pengusaha. Yassierli mengatakan pemerintah memahami adanya dinamika dalam pembahasan aturan outsourcing, termasuk masukan yang muncul di Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional. “Kita paham bahwa ada dinamika dan fase saat pembahasan di LKS

Aturan Outsourcing Baru Bisa Direvisi, Nasib Pekerja Alih Daya Kembali Tak Pasti

Terbesar Sepanjang Sejarah, PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Aset Rp29 Triliun Kembali ke Negara

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atau PN Jakpus melaksanakan eksekusi pengosongan lahan dan bangunan Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Eksekusi yang dibantu aparat Polri dan TNI ini menjadikan kawasan elite Simpang Semanggi tersebut, dengan nilai aset diklaim mencapai lebih dari Rp 28,9 triliun, sebagai eksekusi perdata terbesar dan termahal sepanjang sejarah peradilan di Indonesia. Juru Sita PN Jakpus yang dipimpin langsung oleh Panitera PN Jakpus, Parmika Ahyar, didampingi para Pan

Terbesar Sepanjang Sejarah, PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Aset Rp29 Triliun Kembali ke Negara