AFU.id

Indeks Berita

Data Bermasalah, Hampir Separuh Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran

Sekitar 45 persen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2025 diduga tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan sosial. Menyusul temuan itu, Kementerian Sosial mempercepat pembenahan data penerima manfaat melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menjadi salah satu alasan mendasar bagi pemerintah untuk mengonsolidasikan pendataan berbasis dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (

Data Bermasalah, Hampir Separuh Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran

Patroli Polres Jakut, 8 Pria Terduga Pemakai Obat Terlarang Diringkus

Polres Metro Jakarta Utara menjaring delapan orang yang terindikasi menggunakan obat terlarang dalam Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan razia stasioner pada Senin (1/6) dini hari. “Kami melakukan patroli dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif,” kata Kasubbagdalops Bagops Polres Metro Jakarta Utara Kompol M Syahroni di Jakarta, Senin Dia mengatakan dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan delapan orang laki-laki y

Patroli Polres Jakut, 8 Pria Terduga Pemakai Obat Terlarang Diringkus

Fuad Hasan Tidak Tersangka, KPK Justru Tahan Direktur Operasional Maktour Pekan Ini

Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 dalam waktu dekat. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan dua tersangka yang akan ditahan ialah Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba. “Dalam waktu dekat ya, ditunggu,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/5/2026). Menurut Asep, berdasarkan informasi dari

Fuad Hasan Tidak Tersangka, KPK Justru Tahan Direktur Operasional Maktour Pekan Ini

Imbas Geopolitik Global, Tren Wisata Kini Bergeser ke Regional Asia

Situasi geopolitik yang tidak terduga berdampak pada perubahan pola pengaturan rencana perjalanan bagi pelancong yang ingin tetap menjelajahi dunia namun dengan mempertimbangkan rasa aman. Ditulis laman Channel News Asia, Minggu (31/5) waktu setempat, pakar tren dan destinasi wisata Skyscanner yang berbasis di Singapura Brendan Walsh mengatakan dalam laporan Smarter Summer, mencatat 91 persen pelancong Singapura masih yakin untuk berpergian di musim panas, hanya 35 persen yang belum memesan tike

Imbas Geopolitik Global, Tren Wisata Kini Bergeser ke Regional Asia

Insiden Maut Payangan: Kakak Beradik Terseret Ombak, Satu Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan menemukan satu korban wisatawan yang terseret ombak Pantai Seruni Payangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin. "Memasuki hari ketiga Operasi SAR terhadap dua orang yang terseret arus di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kami berhasil menemukan satu korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember. Menurutnya korban yang ditemukan ata

Insiden Maut Payangan: Kakak Beradik Terseret Ombak, Satu Meninggal Dunia

Antisipasi El Nino, Kementan Kebut Tanam Padi 750 Hektare

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengakselerasi gerakan tanam padi seluas 750 hektare di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, guna memperkuat produksi beras nasional sekaligus mengantisipasi dampak El Nino. "Gerakan ini sebagai upaya memperkuat produksi beras nasional dan menjaga momentum peningkatan luas tanam di salah satu lumbung pangan utama Indonesia," kata Wamentan dalam keterangannya di Jakarta, Senin. Sudaryono bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencan

Antisipasi El Nino, Kementan Kebut Tanam Padi 750 Hektare

Polisi: Pemilik WO Marwah yang Rugikan 58 Calon Pengantin Ternyata Residivis

Polisi mengungkap bahwa pemilik wedding organizer (WO) Marwah berinisial ER yang diduga menipu puluhan calon pengantin merupakan residivis dalam kasus serupa yang pernah terjadi di wilayah Jawa Barat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan mengatakan fakta tersebut terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka yang merupakan pasangan suami istri sekaligus pengelola WO Marwah. "Dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa terhadap tersangka inisial

Polisi: Pemilik WO Marwah yang Rugikan 58 Calon Pengantin Ternyata Residivis

Modus Pasutri WO Jaktim: Dana Klien Ditilep untuk Biayai Resepsi Pasangan Lain

Polisi mengungkap motif di balik dugaan penipuan yang dilakukan pasangan suami istri pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) di Jakarta Timur (Jaktim) menerapkan praktik "gali lubang tutup lubang" dengan memanfaatkan uang dari klien baru. "Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung gali lubang tutup lubang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan d

Modus Pasutri WO Jaktim: Dana Klien Ditilep untuk Biayai Resepsi Pasangan Lain

Bapanas Klaim Neraca Pangan Nasional Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga pangan pasca-Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah juga terus memperkuat berbagai program intervensi untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bapanas Maino Dwi Hartono mengatakan kondisi pangan nasional saat ini relatif stabil meskipun situasi global masih dibayangi ketidakpastian akibat gejolak geopolitik yang berpotensi

Bapanas Klaim Neraca Pangan Nasional Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Iran Siapkan Revisi Draf MoU dengan AS, Negosiasi Belum Final

Iran berencana melakukan perubahan terhadap draf nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang tengah dibahas dengan Amerika Serikat (AS) setelah menerima respons terbaru dari Washington. Kantor berita semi resmi Tasnim, mengutip sumber yang mengetahui proses negosiasi tersebut, melaporkan bahwa Teheran akan mengajukan revisinya sendiri terhadap draf kesepakatan dan menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang dicapai kedua pihak. Sumber tersebut menyatakan Iran hanya akan menerima

Iran Siapkan Revisi Draf MoU dengan AS, Negosiasi Belum Final