AFU.id

Indeks Berita

Ancang-ancang Trump Bombardir Iran Pasca Gencatan Senjata

Presiden AS Donald Trump mengancam akan meledakkan “banyak bom” jika gencatan senjata dengan Iran berakhir. Pada Minggu, (19/4/2026), Trump mengatakan delegasi AS sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua negosiasi dengan Iran—setelah putaran pertama perundingan pada 11-12 April lalu gagal menghasilkan kesepakatan. Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menyatakan negosiasi AS-Iran akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan. Ia menambahkan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran, yang

Ancang-ancang Trump Bombardir Iran Pasca Gencatan Senjata

Jakarta Tempati Posisi Kedua Kota dengan Kualitas Udara Terburuk, Potensi Penyakit Jantung dan Paru Meningkat

Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat sehingga masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di luar rumah, demikian menurut laman IQAir pada Selasa pagi, dengan pembaruan pada pukul 05.00 WIB. IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 170 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 82 mikrogram per meter kubik atau 16,4 lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5

Jakarta Tempati Posisi Kedua Kota dengan Kualitas Udara Terburuk, Potensi Penyakit Jantung dan Paru Meningkat

Janji Manis Trump Soal Proposal Perjanjian Damai, Iran: Tidak Menerima Syarat Apapun di Luar Hukum Internasional

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menegaskan Teheran tidak akan menerima persyaratan apa pun di luar hukum internasional, dalam perundingannya dengan AS. “Iran tidak seharusnya tertekan oleh tenggat waktu,” kata Khatibzadeh dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah IRIB, Senin (20/4). Ia mengatakan bahwa para pejabat Iran, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, telah menyampaikan apa yang ia sebut sebagai “proposal yang adi

Janji Manis Trump Soal Proposal Perjanjian Damai, Iran: Tidak Menerima Syarat Apapun di Luar Hukum Internasional

Politik Identitas Trump, Coba Yakinkan Paus Leo akan Niat Jahat Iran Menghancurkan Umat Katolik

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah memperingatkan Paus Leo XIV mengenai senjata nuklir Iran yang bisa menimbulkan ancaman bagi umat Katolik di seluruh dunia. “Ini adalah salah satu perang terpenting. Saya mengatakan kepada Paus; Anda tidak bisa membiarkan mereka (Iran) memiliki senjata nuklir karena mereka akan menggunakannya dan jutaan orang akan mati, termasuk orang Italia dan umat Katolik di seluruh dunia,” kata Trump kepada The New York Post, Senin (20/4). Trump mengklaim bah

Politik Identitas Trump, Coba Yakinkan Paus Leo akan Niat Jahat Iran Menghancurkan Umat Katolik

Tingkat Kebahagiaan Warga Australia Turun, Kebijakan Politik yang Buruk dan Konflik Global Jadi Penyebabnya

Rata-rata tingkat kepuasan hidup warga Australia turun ke level terendah sepanjang catatannya pada Maret 2026, demikian menurut survei edisi terbaru dari Universitas Nasional Australia (Australian National University/ANU) yang dipublikasikan pada Senin, (20/4/2026). ANUpoll iterasi ke-29, yang sejak 2019 secara rutin menyurvei warga Australia mengenai kesejahteraan mereka, mencatat angka rata-rata kepuasan hidup sebesar 6,22 dari 10 berdasarkan 3.662 peserta, turun di bawah rekor terendah sebelu

Tingkat Kebahagiaan Warga Australia Turun, Kebijakan Politik yang Buruk dan Konflik Global Jadi Penyebabnya

Komnas Perempuan: Tidak Boleh Ada Normalisasi Pelecehan Berbalut Candaan

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengajak masyarakat agar lebih peka dan tidak mewajarkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan yang kerap dibungkus dalam candaan di keseharian. "Berapa banyak kekerasan yang sebenarnya terjadi di sekitar kita tetapi luput dari perhatian? Kita harus lebih jujur melihat kenyataan bahwa kekerasan tidak selalu hadir dalam bentuk yang ekstrem dan kasat mata. Ia bisa hadir dalam keseharian, pelan, berulang, dan seringkali dibiarka

Komnas Perempuan: Tidak Boleh Ada Normalisasi Pelecehan Berbalut Candaan

Muluskan Pinjaman Rp250 Miliar Korupsi PT Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun Penjara

Mantan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno dituntut hukuman 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit untuk PT Sritex. Jaksa Penuntut Umum Triyana Setya Putra pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin, juga menuntut terdakwa Supriyatno untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar, yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama 190 hari. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tenta

Muluskan Pinjaman Rp250 Miliar Korupsi PT Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun Penjara

Rugikan Negara Rp1,3 triliun, Kakak Beradik Bos PT Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara

Komisaris Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto dan Direktur Utama PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, terdakwa kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit untuk perusahaan tekstil yang sudah pailit tersebut, dituntut masing-masing hukuman 16 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum Fajar Santoso pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin, juga menuntut kedua terdakwa dengan denda sebesar Rp1 miliar, yang jika tidak dibayarkan akan diganti dengan kurungan selama 190 hari. Dala

Rugikan Negara Rp1,3 triliun, Kakak Beradik Bos PT Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara

Penahanan Yaqut Berkabut, MAKI Minta Ponsel Pimpinan KPK Disita dan Gaji Dipotong

Sorotan tajam kembali menghantam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini datang dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang menilai ada kejanggalan serius dalam pengalihan penahanan eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Desakan pun dilontarkan tanpa tedeng aling-aling: buka komunikasi pimpinan, sita ponsel, dan potong gaji. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menyebut keputusan cepat KPK dalam mengalihkan penahanan Yaqut sebagai sesuatu yang sulit diterima akal sehat. Ia mengungkap, pengajua

Penahanan Yaqut Berkabut, MAKI Minta Ponsel Pimpinan KPK Disita dan Gaji Dipotong

Kasus Kekerasan Kampus Meningkat, Tanda Kepercayaan atau Krisis?

Lonjakan laporan kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi Indonesia memicu perdebatan. Peningkatan ini di satu sisi disebut sebagai tanda membaiknya sistem pelaporan, namun di sisi lain dinilai mengindikasikan masih rapuhnya ruang aman di kampus. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencatat tren peningkatan laporan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Sekretaris Jenderal Diktisaintek, Badri Munir Sukoco, menilai kenaikan tersebut berkaitan dengan meningkatnya kepe

Kasus Kekerasan Kampus Meningkat, Tanda Kepercayaan atau Krisis?