Articles on Anak Krakatau
Displaying all articles
Bagi warga Pulau Sebesi, erupsi Anak Krakatau bukan sekadar ancaman bahaya, melainkan bagian dari ruang hidup. Pengalaman dan memori bencana membentuk budaya kesiagaan unik berbasis kearifan lokal.
Ketika negara gagal menjamin keselamatan warga, masyarakat dapat melihat pemerintah sebagai ancaman terhadap keamanan manusia dan menuntut negara bertanggung jawab.
Anak usia sekolah rentan terkena ancaman abu vulkanik. Kebijakan sekolah tatap muka seharusnya mempertimbangkan dampak lingkungan terhadap kesehatan anak.
Citra satelit memperlihatkan drastisnya dampak erupsi Anak Krakatau di Pulau Sertung. Perubahan warna vegetasi ini membuka laboratorium alam baru bagi pengamatan awal pembentukan tanah.
Dari berita menakutkan hingga unggahan ulang video erupsi, riset terbaru mengungkap bagaimana kesalahpahaman umum dapat memicu penyebaran misinformasi tentang gunung api.
Longsor bawah laut bisa memicu tsunami. Longsor bisa membesar hingga 13 kali lipat.
Di Anak Krakatau, massa besar yang meluncur dengan cepat yang menghantam air menyebabkan tsunami. Jenis peristiwa ini biasanya sulit diprediksi.
Karena keunikannya itu, area Anak Krakatau menjadi laboratorium hidup dan saksi dimulainya proses kehidupan.
Badak Jawa termasuk mamalia yang terancam punah. Mereka tinggal di ujung barat Pulau Jawa di jalur tsunami. Untuk menyelamatkan mereka, populasi baru harus dikembangkan.








