Articles on Pengangguran
Displaying 1 - 20 of 21 articles
Kalaupun Gen Z dianggap tak layak kerja, mengapa para pemberi kerja enggan merekrut pekerja senior yang memiliki karakteristik etos kerja gaya lama.
Dengan dukungan pelatihan yang tepat sasaran, peluang untuk mendapat akses pekerjaan yang lebih layak akan terbuka lebar bagi para sopir ojol.
CC BY53.1 MB (download)
Laporan terbaru Morgan Stanley dan World Bank bertajuk Asia Faces Rising Youth Unemployment Challenge mengungkap kondisi pasar tenaga kerja di Indonesia yang memprihatinkan. Salah satu sorotan utamanya…
Para pendukung AI menjanjikan masa depan dengan kemakmuran yang hampir tak terbayangkan. Ada alasan kuat untuk bersikap skeptis.
Jika dibiarkan, perempuan menikah akan terus menjadi kelompok “cadangan” dalam dunia kerja — dipanggil saat dibutuhkan, ditinggalkan saat krisis.
Job fair tidak efektif menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang masih berkutat pada ketidaksesuaian keahlian, kurangnya informasi, dan keterbatasan akses.
Tenaga kerja Indonesia tidak hanya kalah dari segi keahlian, faktor penunjang seperti kemampuan bahasa asing pun tertinggal dibandingkan negara lain.
Kinerja pemerintah sudah baik dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran, namun penurunan tersebut disebabkan oleh banyaknya subsidi oleh pemerintah seperti pemberian bantuan sosial.
Lonjakan pendatang baru ke Jakarta tiap musim liburang perlu disambut dengan antisipasi agar tak meningkatkan angka pengangguran dan menimbulkan kawasan kumuh baru.
CC BY-SA71.2 MB (download)
Permasalahan kesempatan kerja dan tingkat pengangguran adalah isu yang kerap dijadikan topik diskusi di tengah masyarakat. Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto angka pencari…
Laki-laki merasa lebih menderita jika pasangannya (perempuan) menjadi satu-satunya yang mencari nafkah.
Narasi bahwa pengangguran akibat pendidikan atau keahlian rendah semakin meminggirkan pelamar kerja miskin dan marginal. Di sisi lain, praktik-praktik buruk perusahaan justru terus dinormalisasi.
Banyak negara mengira bahwa algoritma adalah jalan baru menuju sejahtera.
Untuk mendalami tantangan lulusan baruu dan pekerja muda di tengah pandemi, kami berbicara dengan dua peneliti SMERU, Sylvia Sylvia Andriyani Kusumandari dan Akhmad Ramadhan Fatah.
Berikut beberapa sorotan dari satu tahun terjadinya pandemi COVID-19 dalam dunia pendidikan dan anak muda di Indonesia.
Gangguan ekonomi karena COVID-19 berpotensi mengurangi penyerapan tenaga kerja sampai 2,3 juta orang. Perlu upaya komprehensif untuk mengantisipasi meningkatnya angka pengganguran.
Bentrok yang melibatkan kelompok John Kei bukanlah kasus yang pertama kali. Peristiwa itu adalah fenomena gunung es dari permasalahan preman yang bersifat laten.
COVID-19 dapat memperburuk lapangan kerja untuk anak muda di Indonesia melalui tiga hal: memperketat syarat masuk pasar kerja, menurunkan level pendapatan, hingga memperburuk kondisi ketenagakerjaan.
Kenaikan upah minimum tidak serta-merta membawa perubahan positif secara merata pada pekerja.
Kartu Prakerja yang saat ini ditawarkan bukanlah solusi untuk masalah publik, seperti kemiskinan dan pengangguran. Kartu Prakerja adalah kepentingan yang dibungkus sebagai solusi publik.



















