AFU.id

Indeks Berita

Iran Balik Kritik PBB: Mengapa Agresi AS-Israel Tak Dipersoalkan?

Iran membalas kritik Perserikatan Bangsa-Bangsa atas serangannya terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan kapal-kapal di Selat Hormuz. Teheran menilai perhatian internasional justru tertuju pada tindakan balasannya, sementara agresi militer AS dan Israel yang disebut memicu konflik tidak mendapat sorotan yang sama. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menyatakan operasi militer negaranya merupakan pelaksanaan hak membela diri berdasarkan hukum internasional. Pernyataan i

Iran Balik Kritik PBB: Mengapa Agresi AS-Israel Tak Dipersoalkan?

Kejagung Menyidik Orang Dalamnya Sendiri, Siapa Isi Tim Khusus Febrie?

Kejaksaan Agung membentuk tim khusus untuk menyidik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah setelah pelimpahan perkaranya dari Polri memunculkan kritik terkait potensi konflik kepentingan. Namun, hingga kini Kejagung belum mengungkap identitas anggota tim, parameter independensi, maupun mekanisme untuk memastikan bekas bawahan Febrie tidak terlibat dalam penanganan perkara tersebut. Tim penyidik akan dibentuk oleh Pelaksana Tugas Jampidsus Rudi Margono. Kejagung menyatakan anggota tim dipilih secara

Kejagung Menyidik Orang Dalamnya Sendiri, Siapa Isi Tim Khusus Febrie?

Kapolri Sapa Jaksa Agung “Kakak Asuh” di Tengah Polemik Penanganan Kasus Febrie

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai “kakak asuh” saat berkunjung ke Gedung Kejaksaan Agung, Senin (13/07/26). Sapaan akrab itu muncul di tengah sorotan terhadap penyerahan penanganan tiga perkara korupsi yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dari Polri kepada Kejaksaan Agung. “Yang saya hormati kakak asuh saya, Pak Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, dan seluruh keluarga besar Adhyaksa,” kata Sigit setelah menggelar pertemuan tertutup dengan

Kapolri Sapa Jaksa Agung “Kakak Asuh” di Tengah Polemik Penanganan Kasus Febrie

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng

Polisi menangkap pria berinisial MY (34) yang diduga mengirimkan ancaman bom melalui WhatsApp ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kepada penyidik, MY mengaku melakukan perbuatannya hanya karena iseng. MY ditangkap tim gabungan Polres Metro Jakarta Selatan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Mabes Polri pada Senin (13/7/2026). Pelaku diamankan sekitar pukul 12.20 WIB di kediamannya di Gang Kidan, Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa. Lokasi tempat tinggal MY

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng

Ibu Santri Lombok Menangis di DPR: Hancur Hati Saya, Anak Dibakar Hidup-hidup

Rumah, ibu dari santri bernama Sahril Sobirin, tak kuasa menahan tangis saat menghadiri rapat dengar pendapat umum Komisi III DPR RI, Senin (13/7/2026). Putranya meninggal dunia setelah mengalami luka bakar 80 persen dalam peristiwa di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah. Di hadapan anggota Komisi III DPR, Rumah berusaha menyampaikan kesaksian mengenai kematian anaknya. Namun, dia terus menangis sehingga keterangannya harus disampaikan kuasa hukum keluarga, Titi Ta

Ibu Santri Lombok Menangis di DPR: Hancur Hati Saya, Anak Dibakar Hidup-hidup

Polisi Limpahkan Kasus Febrie, Kejagung: Kebetulan Oknum Kami

Kejaksaan Agung buka suara mengenai keputusan kepolisian menyerahkan penanganan perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Salah satu alasannya karena perkara tersebut diduga melibatkan oknum dari lingkungan Kejaksaan. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyebut penyerahan penanganan perkara dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri merupakan bentuk kolaborasi antarlembaga penegak hukum. “Kebetulan yang didu

Polisi Limpahkan Kasus Febrie, Kejagung: Kebetulan Oknum Kami

Santri Tewas Terbakar di Ponpes Lombok, Ibu Korban Ungkap Polisi Ikut Arahkan Surat Damai

Ibu santri yang meninggal dunia akibat luka bakar di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengungkap dugaan keterlibatan polisi dalam upaya penyelesaian perkara melalui surat perdamaian. Dugaan tersebut disampaikan ibu korban berinisial MSS melalui surat yang dibacakan kuasa hukumnya, Titi Tantry, dalam rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR RI, Senin (13/7/2026). Dalam surat itu, ibu korban menyebut pihak kepolisian dan unsur Kement

Santri Tewas Terbakar di Ponpes Lombok, Ibu Korban Ungkap Polisi Ikut Arahkan Surat Damai

Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Yusril: Waspada 'Jeruk Makan Jeruk'

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengingatkan potensi "jeruk makan jeruk" dalam pelimpahan tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dari Kepolisian RI ke Kejaksaan Agung. Ia menyebut kekhawatiran itu wajar muncul di tengah publik, mengingat penyidik dan jaksa penuntut umum yang akan menangani perkara tersebut pernah menjadi anak buah Febrie semasa menj

Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Yusril: Waspada 'Jeruk Makan Jeruk'

Rapat Satgas PKH Bahas Denda hingga Pemulihan Aset, Soal Pengganti Febrie Adriansyah Masih Menggantung

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menggelar rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan tugas, sinkronisasi program, hingga penguatan tata kelola organisasi Satgas PKH untuk mempercepat penertiban kawasan hutan. Rapat dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Staf Umum TNI Letjen Ri

8 media, Cenderung netral
Rapat Satgas PKH Bahas Denda hingga Pemulihan Aset, Soal Pengganti Febrie Adriansyah Masih Menggantung

Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Kasus Sadiah: Dokumen Ditahan hingga Dipaksa Transfer Rp1,85 Miliar

Tim kuasa hukum Sadiah Amir Sussy membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoesoedibjo sebagai terlapor. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/2014/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal 9 Juli 2026. Kuasa hukum Sadiah, Mohamad Anwar, mengatakan kliennya merupakan Branch Manager MNC Bank Cabang Kebon Sirih. Menurut dia, rangkaian peristiwa bermula dari dugaan is

Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Kasus Sadiah: Dokumen Ditahan hingga Dipaksa Transfer Rp1,85 Miliar

MNC Sebut Sadiah Kaburkan Kasus Pencurian, Kuasa Hukum: Konglomerat dan Orang Miskin Sama di Mata Hukum

Kuasa hukum Sadiah Amir Sussy, Sogi Bagaskara, menanggapi hak jawab MNC yang menyebut tuduhan penganiayaan terhadap kliennya sebagai upaya mengaburkan perkara dugaan pencurian atau pengambilan dana MNC Bank. Sogi mengatakan dugaan penggelapan dana dan laporan penganiayaan merupakan dua perkara berbeda. Menurutnya, proses hukum terhadap Sadiah tidak menghilangkan kewajiban kepolisian menyelidiki laporan yang menempatkan Hary Tanoesoedibjo sebagai terlapor. Sebelumnya, legal MNC membantah tuduhan

MNC Sebut Sadiah Kaburkan Kasus Pencurian, Kuasa Hukum: Konglomerat dan Orang Miskin Sama di Mata Hukum

Polri dan Kejagung Klaim Tak Ada Perpecahan di Balik Isu yang Beredar, Ini Alasannya

Kepolisian Republik Indonesia (RI) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tidak ada perpecahan antara kedua institusi penegak hukum tersebut, meski isu retaknya hubungan Polri-Kejagung sempat berkembang di ruang publik. Penegasan itu disampaikan Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai audiensi di Kejagung, Senin (13/7/2026). Kedua pejabat menyebut pertemuan tersebut sebagai bagian dari silaturahmi rutin yang telah lama berjalan, bukan agenda baru yang muncu

Polri dan Kejagung Klaim Tak Ada Perpecahan di Balik Isu yang Beredar, Ini Alasannya

Kemlu: Tidak Ada WNI dalam Kebakaran Bar Bangkok yang Tewaskan 27 Orang

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran hebat di sebuah bar kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand. Hingga kini, otoritas Indonesia juga belum menerima laporan adanya WNI yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan kepastian itu diperoleh setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok berkoordinasi dengan kepolisian, ru

Kemlu: Tidak Ada WNI dalam Kebakaran Bar Bangkok yang Tewaskan 27 Orang

27 Tewas dalam Kebakaran Bar di Bangkok, Sebagian Besar Korban Ditemukan di Toilet

Sebanyak 27 orang tewas dan 63 lainnya terluka setelah kebakaran melanda sebuah bar di kawasan Chatuchak, Bangkok, Thailand, Minggu (12/7/2026) malam. Sebanyak 22 korban masih menjalani perawatan intensif. Tragedi yang diduga dipicu korsleting listrik itu menjadi salah satu kebakaran pusat hiburan paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa itu terjadi di Rong Beer Na Lat Phrao, sebuah bar musik langsung yang populer di kalangan wisatawan maupun warga setempat. Tak lama

27 Tewas dalam Kebakaran Bar di Bangkok, Sebagian Besar Korban Ditemukan di Toilet

Tak Ada Toleransi, Wagub Jabar akan Pecat ASN yang Terbukti Terlibat LGBT

Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) yang terbukti terlibat dalam jaringan atau menjadi bagian dari kelompok LGBT terancam dipecat. Ancaman tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, sebagai bagian dari komitmen Pemprov dalam menindak tegas pelanggaran yang bertentangan dengan peraturan. Selain sanksi administratif, kasus yang mengandung unsur pidana juga akan diserahkan kepada aparat penegak hukum. Erwan mengatakan Pempr

Tak Ada Toleransi, Wagub Jabar akan Pecat ASN yang Terbukti Terlibat LGBT