AFU.id

Indeks Berita

Kejaksaan Kejar Rp100 Miliar dari Lelang Barang Rampasan Negara

Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI menargetkan transaksi lelang dalam kegiatan BPA Fair pada 18–22 Mei 2026 mencapai Rp100 miliar. Adapun secara keseluruhan, BPA menargetkan pemulihan aset negara melalui penerimaan negara bukan pajak atau PNBP pada tahun 2026 tembus lebih dari Rp2 triliun. "Harapan kami pemulihan aset bisa di atas Rp2 triliun untuk dikembalikan kepada negara melalui PNBP," Kepala Bagian Kerja Sama Pemulihan Aset dan Dukungan Teknis pada Sekretaris BPA, Baringin, dikutip dar

Kejaksaan Kejar Rp100 Miliar dari Lelang Barang Rampasan Negara

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Ditanggung APBN, Pemerintah Klaim Tanpa Tambah Defisit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pembayaran gaji untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tak akan menambah defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, (11/5/26) menjelaskan skema pembayaran gaji manajer KDMP akan dilakukan secara bertahap, di mana sumber anggaran pada dua tahun pertama akan berasal dari APBN. Namun, dia menuturkan, sumber dana akan berasal dari pos anggaran yang sudah t

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Ditanggung APBN, Pemerintah Klaim Tanpa Tambah Defisit

Gara-Gara IHSG Anjlok, Bahlil Tunda Kenaikan Royalti 5 Tambang Mineral

Kepanikan pasar saham dan gelombang keluhan dari kalangan taipan mineral akhirnya memaksa pemerintah menginjak rem mendadak terkait regulasi agresif pungutan baru tambang. "Ini saya akan pending," ungkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (11/5/2026). Penundaan mendadak ini secara resmi menangguhkan wacana kenaikan tarif royalti untuk lima komoditas utama, yakni tembaga, timah, nikel, emas, dan perak yang sebelumnya ditargetkan berlalu Juni 2026. "Membangun formulasi yang baik," jan

Gara-Gara IHSG Anjlok, Bahlil Tunda Kenaikan Royalti 5 Tambang Mineral

Buntut Tuntutan Iran Ditolak Amerika Serikat, Dolar Kembali Meroket dan Bersiap Cekik Dompet Warga

Harapan pulihnya stabilitas pasar keuangan domestik kembali hancur usai macetnya negosiasi perang di Timur Tengah langsung menyeret jatuh mata uang nasional. "Rupiah diperkirakan akan melemah," ucap Analis Doo Financial Futures Lukman Leong di Jakarta, Senin (11/5/2026). Secara analitis, kegagalan diplomasi tersebut memicu penguatan dolar dan harga minyak dunia yang sukses memaksa kurs rupiah merosot 4 poin ke level Rp17.386 per dolar AS. "AS dan Iran menemui jalan buntu," urainya membaca kepani

Buntut Tuntutan Iran Ditolak Amerika Serikat, Dolar Kembali Meroket dan Bersiap Cekik Dompet Warga

Rupiah Rp17.370: Alarm Lemahnya Fundamental atau Sekadar Korban Geopolitik?

Rupiah membuka pekan dengan nada yang tidak nyaman. Senin, 11 Mei 2026, mata uang Garuda dibuka melemah 0,06% ke Rp17.370 per dolar AS, melanjutkan depresiasi pada penutupan Jumat (8/5/2026) di Rp17.360 per dolar AS. Angka ini bukan sekadar fluktuasi harian—ini sinyal tekanan yang belum reda. Data Refinitiv menunjukkan pelemahan terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS (DXY) yang naik 0,16% ke level 98,052 pada pukul 09.00 WIB. Dolar kembali menjadi pelarian global. Ketika ketidakpastian meni

Rupiah Rp17.370: Alarm Lemahnya Fundamental atau Sekadar Korban Geopolitik?

Imbas Harga Minyak Dunia Meroket, Mengapa Varian Shell Super Masih Gaib di Pasaran?

Efek domino meledaknya perang di Timur Tengah akhirnya menghantam langsung dompet pengendara nasional usai bahan bakar diesel yang sempat lenyap berbulan-bulan kini kembali dengan harga mencekik leher. "Terima kasih sudah setia menanti," tulis Manajemen Shell Indonesia menyapa pelanggannya di Jakarta, Minggu (11/5/2026). Secara analitis, eskalasi konflik antara poros AS-Israel melawan Iran sukses mengerek takar harga Shell V-Power Diesel secara gila-gilaan dari semula Rp14.620 pada Maret menjadi

Imbas Harga Minyak Dunia Meroket, Mengapa Varian Shell Super Masih Gaib di Pasaran?

Inflasi Tahunan Jakarta Turun Drastis, Tapi Warga Tetap Dihantam Kenaikan Bensin dan Emas

Biaya hidup warga Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta pada April-Mei 2026 ini diwarnai oleh sebuah kondisi anomali. Di satu sisi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat adanya penurunan inflasi tahunan secara signifikan. Namun di sisi lain, masyarakat di ibu kota justru sedang terhantam rentetan kenaikan beban pengeluaran. Mulai dari meroketnya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, tiket pesawat, hingga mahalnya emas perhiasan di pasaran. Secara substansi, Badan Pusat Statistik

Inflasi Tahunan Jakarta Turun Drastis, Tapi Warga Tetap Dihantam Kenaikan Bensin dan Emas

Ambisi Danantara Mempercepat Transformasi Digital

Danantara Indonesia mempercepat transformasi digital di seluruh ekosistem BUMN guna mendorong industrialisasi produk digital. Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN yang dihadiri oleh sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN. Transformasi digital yang didorong Danantara mencakup penguatan yang menyeluruh pada model bisnis, pengalaman pelanggan, model operasi, infrastruktur teknologi, serta governansi dan pemanfaatan data. "

Ambisi Danantara Mempercepat Transformasi Digital

Bappenas Patok 7,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi 2027, Realistis atau Gimmick?

dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income traps, adalah cita-cita yang sering digaungkan sejak lama. Faktanya, Indonesia belum bisa keluar menjadi negara berpendapatan tinggi. Hingga 2024, pendapatan per kapita Indonesia baru mencapai USD 4.910, masih jauh di bawah ambang negara berpendapatan tinggi sebesar USD 13.935. Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy mematok target tinggi pertumbuhan ekonom

1 media, Cenderung netral
Bappenas Patok 7,5 Persen Pertumbuhan Ekonomi 2027, Realistis atau Gimmick?

Akibat Pangkas Birokrasi Secara Masif, Realisasi Investasi Kuartal I Sukses Ciptakan 706 Ribu Lapangan Kerja

Ketidakpastian geopolitik global dan ancaman ketidakstabilan ekonomi dunia nyatanya gagal meruntuhkan benteng pertahanan investasi nasional yang justru mencetak rekor pertumbuhan. "Indonesia tetap resilien," tegas Menteri Investasi Rosan Roeslani. Secara analitis, ketahanan tersebut dibuktikan melalui lonjakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 yang sukses menembus angka 5,61 persen. "Pertumbuhan ekonomi tetap baik," sambungnya di Jakarta, Jumat. Momentum positif ini dieksekusi

Akibat Pangkas Birokrasi Secara Masif, Realisasi Investasi Kuartal I Sukses Ciptakan 706 Ribu Lapangan Kerja

Akibat Asing Tarik Modal Rp2 Triliun, Menkeu Aktifkan Dana Stabilisasi Obligasi Tahan Gejolak Rupiah

Aksi pelarian modal asing yang sengaja menggoyang stabilitas nilai tukar kini memaksa pemerintah membangkitkan kembali instrumen pertahanan pasar yang lama tertidur. "Kita bisa kendalikan dengan mudah," tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Strategi pertahanan tersebut berpusat pada reaktivasi bond stabilization fund atau dana stabilisasi obligasi yang akan menyedot likuiditas dari lembaga internal kementerian dan Special Mission Vehicle (SMV). "Itu bisa ikut membantu," ujarnya merujuk pa

Akibat Asing Tarik Modal Rp2 Triliun, Menkeu Aktifkan Dana Stabilisasi Obligasi Tahan Gejolak Rupiah

Jurus Purbaya Stabilkan Rupiah yang Sedang Sekarat

Indonesia mencatat modal asing yang keluar atau capital outflow dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 11,7 triliun secara year-to-date. Sementara itu berdasarkan data Trading Economics, imbal hasil obligasi 10 tahun Indonesia turun menjadi 6,70 persen pada 6 Mei 2026 setelah sebelumnya sempat mencapai level 6,96 persen pada April 2026. Ini merupakan alarm bahaya bagi nilai tukar rupiah hingga ekonomi nasional ke depan. Untuk itu, pemerintah perlu melakukan intervensi konkret untuk m

5 media, Cenderung kanan
Jurus Purbaya Stabilkan Rupiah yang Sedang Sekarat

AS dan Iran Sepakat Damai, Akankah Rupiah Terus Menguat ke Posisi Rp17.333?

Meredanya ancaman eskalasi nuklir dan blokade laut di kawasan Timur Tengah kini menjadi penyelamat tak terduga bagi nilai tukar domestik dari tekanan hegemoni mata uang Amerika Serikat. "Pasar menyambut positif peluang damai," kata Analis ICDX Muhammad Amru Syifa di Jakarta, Kamis (8/5/2026). Katalis geopolitik tersebut secara analitis berhasil menarik laju rupiah naik 54 poin atau 0,31 persen hingga ditutup kokoh pada level Rp17.333 per dolar AS. "Penurunan permintaan terhadap dolar AS," urai A

AS dan Iran Sepakat Damai, Akankah Rupiah Terus Menguat ke Posisi Rp17.333?

Pengangguran: Persamaan Nasib Pekerja Gen Z di AS dan Indonesia

Fenomena gesekan antara Generai Z (Gen Z) dan dunia kerja terjadi di banyak negara. Hanya saja di negara maju seperti Amerika Serikat (AS) permasalahannya jauh berbeda dengan di Indonesia. Di AS, berdasarkan survei Intelligent mengungkapkan, enam dari 10 perusahaan memilih memecat karyawan Gen Z beberapa bulan setelah mereka bekerja. Profesor New York University (NYU), Suzy Welch mengatakan, hanya 2 persen dari Generasi Z yang memiliki nilai-nilai yang diinginkan dan dicari oleh manajer perekrut

Pengangguran: Persamaan Nasib Pekerja Gen Z di AS dan Indonesia

Pemodal Asing Ditawari Bebas Pajak, Dananya Bisa Masuk Proyek Negara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang kawasan ekonomi khusus (KEK) keuangan, International Financial Center (IFC) di Bali menjadi sumber pendanaan baru untuk proyek Danantara maupun untuk proyek-proyek swasta. “Uang di situ (IFC) akan bisa dipakai berinvestasi di proyek Danantara yang banyak dan return-nya bagus. Atau di proyek-proyek di luar kawasan ekonomi itu dengan prospek yang bagus,” ujar Purbaya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kam

Pemodal Asing Ditawari Bebas Pajak, Dananya Bisa Masuk Proyek Negara