Articles on Gula
Displaying 1 - 20 of 21 articles
Stevia punya rasa manis ratusan kali lebih kuat dibandingkan gula pasir biasa. Stevia bisa dipakai untuk menurunkan berat badan bersama manajemen diet lainnya.
Konsumsi minuman manis berlebih bisa bikin remaja lebih agresif dan rentan depresi. Artikel ini memaparkan alasannya.
BPOM melarang penggunaan pemanis buatan dalam produk khusus bumil dan busui. Namun, bahan ini bisa saja tercampur dalam produk pangan lain sehingga harus diwaspadai.
Angan-angan calon presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka untuk menjadikan Indonesia “raja energi hijau” tampaknya masih jauh dari kenyataan.
Calon wakil presiden, Muhaimin Iskandar mengatakan memperbanyak pabrik gula membantu mengurangi ketergantungan impor. Benarkah begitu?
Pada masa hamil, tubuh ibu menggunakan insulin secara kurang efektif (resistensi insulin) yang menyebabkan naiknya gula darah.
Tidak hanya stunting atau kurang gizi yang merusak masa depan anak, tetapi juga peningkatan berat badan yang tidak sehat atau obesitas.
Siapa sangka licorice hitam memiliki sisi gelap? Seorang ilmuwan menjelaskan kapan licorice bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.
Meskipun IARC menilai bahayanya, tugas JECFA adalah menilai risikonya dan membuat rekomendasi tentang asupan harian yang dapat diterima.
Nasihat ini tidak berarti pemanis buatan tidak aman atau harus dilarang. Tinjauan ilmiah WHO bukan tentang masalah kimia atau keamanan.
“Ultra-processed” bukan hanya istilah lain untuk junk food. Makanan ini telah terbukti berdampak buruk bagi tubuh dan planet ini - dan bisa jadi sulit untuk diidentifikasi.
Peningkatan kasus kegemukan, obesitas, dan diabetes pada anak merupakan peringatan bagi orang tua untuk menjadi lebih perhatian terhadap gaya hidup dan pola makan mereka.
Ketimbang menjadikan beras sebagai musuh diabetes secara total dengan peralihan pada sumber diet alternatif rendah karbohidrat, sesungguhnya ada beberapa jalan keluar.
Gula mendapat reputasi buruk, tetapi gula mana yang dimaksud?
Kita perlu menyadari bahwa genetik berperan dalam kebiasaan hidup yang akhirnya bisa mempengaruhi kesehatan, tapi bukan merupakan takdir.
Jika minuman dengan kadar gula tinggi harganya lebih mahal, maka menjadi kurang menarik untuk dibeli.
Nyamuk sangat menyukai gula, sampai-sampai mereka bisa lupa untuk menghisap darah kita. Kecintaan nyamuk akan makanan yang manis mungkin dapat menjadi senjata genetis untuk melawan penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk.
Gula juga mempengaruhi kerja hormon insulin menyebabkan diabetes, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah, dan kolestrol tinggi.
Indonesia masih diserang penyakit menular seperti Tuberkulosis, juga dibebani penyakit tidak menular seperti diabetes dan jantung.
Kita sering disarankan untuk mengurangi asupan gula. Tapi jangan berarti berhenti makan buah. Makan buah utuh (bukan jus) itu jauh lebih sehat.

















