JAKARTA, AFU.ID – Prancis kebobolan empat gol tanpa balas pada babak pertama sebelum kalah 4-6 dari Inggris dalam perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Gelandang Les Bleus Adrien Rabiot menyoroti permainan dan perilaku sejumlah rekannya selama paruh pertama pertandingan. Laga Prancis melawan Inggris berlangsung di Stadion Miami, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut membuat Les Bleus mengakhiri turnamen di peringkat keempat.
“Kami memulai babak pertama dengan cara yang memalukan. Ada perilaku dari beberapa pemain yang belum pernah saya lihat sebelumnya,” kata Rabiot, dikutip dari Maxifoot. Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih timnas Prancis. Deschamps memutuskan mundur setelah 15 tahun menangani Les Bleus. “Untuk pertandingan seperti ini, performa tersebut sangat mengecewakan. Ini adalah laga terakhir kami di turnamen dan kami seharusnya memberikan yang terbaik,” ujar Rabiot.
Rabiot mengatakan kekalahan dari Spanyol pada babak semifinal masih menyisakan kekecewaan. Namun, Prancis masih memiliki pertandingan yang harus diselesaikan dalam perebutan peringkat ketiga. “Masih ada banyak kekecewaan setelah kalah dari Spanyol di semifinal, tetapi kami tetap memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan hingga akhir turnamen,” katanya.
Inggris Cetak Empat Gol Sebelum Jeda
Inggris membuka keunggulan melalui Declan Rice ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Ezri Konsa menggandakan skor pada menit ke-18. Bukayo Saka kemudian mencetak dua gol pada menit ke-37 dan masa tambahan waktu. Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0. Deschamps merespons dengan melakukan empat pergantian pemain pada awal babak kedua.
Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Rayan Cherki, dan Desire Doue ditarik keluar. Posisi mereka digantikan Lucas Digne, Dayot Upamecano, Ousmane Dembele, dan Bradley Barcola. Prancis kemudian memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4 melalui dua gol Kylian Mbappe pada menit ke-48 dan ke-66 serta Barcola pada menit ke-54.
Inggris kembali menjauh melalui tendangan penalti Saka pada menit ke-87. Dembele mencetak gol keempat Prancis pada menit ke-90+6, sebelum Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris melalui gol pada menit ke-90+8. Rabiot mengungkapkan para pemain Prancis sempat berbicara saat turun minum untuk mengubah penampilan mereka pada babak kedua.
“Saat turun minum kami saling berbicara. Kami mengatakan kepada diri sendiri bahwa kami harus menunjukkan kebanggaan dan memperlihatkan wajah berbeda,” ujar Rabiot. “Namun, perilaku beberapa pemain pada babak pertama tidak bisa diterima,” lanjutnya. (FAD)