AFU.id

Jelang Pertemuan FAO Membahas Nasib Perikanan Skala Kecil: Marjinalisasi Perempuan Nelayan, Konflik antara Nelayan dan Industri jadi Sorotan

Bagikan:

Penulis: Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Menjelang pertemuan puncak FAO tentang perikanan skala kecil, isu perlindungan dan pemberdayaan nelayan kecil di Indonesia kembali disoroti, terutama terkait marjinalisasi perempuan nelayan dan konflik antara nelayan dengan industri. Koalisi masyarakat sipil mengkritik dokumen Rencana Aksi Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan (RAN PPSK) yang dinilai belum efektif dalam merumuskan hak-hak nelayan dan menyelesaikan konflik ruang tangkap, serta mengabaikan suara perempuan dalam kebijakan. Kementerian Kelautan dan Perikanan mengakui keterbatasan dalam penyusunan RAN PPSK dan berkomitmen untuk memperbaiki dokumen tersebut dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.

 Jelang Pertemuan FAO Membahas Nasib Perikanan Skala Kecil: Marjinalisasi Perempuan Nelayan, Konflik antara Nelayan dan Industri jadi Sorotan
Aksi protes nelayan terhadap rencana pembangunan tanggul laut (ANTARA)

Sentimen Berita

50% sumber condong ke kiri

Kiri50%
Tirto
Netral50%
Media Indonesia
Kanan0%

Berita Terkait

Pilihan Redaksi