JAKARTA, AFU.ID — Musim debut Veda Ega Pratama di ajang Moto3 World Championship 2026 layak mendapat apresiasi. Pembalap muda Indonesia yang membela Honda Team Asia itu berhasil mengumpulkan 100 poin dan menempati peringkat kedelapan klasemen sementara setelah 15 seri balapan berlangsung. Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena Veda menjalani musim pertamanya di kejuaraan dunia saat menghadapi dominasi pembalap-pembalap yang menggunakan motor KTM.
Berdasarkan klasemen sementara Moto3 2026, tujuh pembalap yang berada di atas Veda seluruhnya menggunakan motor KTM, yakni Máximo Quiles, Álvaro Carpe, David Almansa, Brian Uriarte, Marco Morelli, Valentín Perrone, dan Hakim Danish. Veda memperkuat Honda Team Asia dengan menunggangi motor Honda NSF250RW. Berdasarkan daftar peserta Moto3 2026, mayoritas tim menggunakan motor KTM RC250GP, sementara hanya beberapa tim yang masih mengandalkan Honda, seperti Honda Team Asia, Leopard Racing, Gryd Racing, Rivacold Snipers Team, dan Sic58 Squadra Corse.
Secara performa, motor KTM musim ini tampil sangat kompetitif. Karakter penyaluran tenaga KTM dikenal memiliki torsi kuat saat keluar dari tikungan lambat sehingga sangat efektif di sirkuit berkarakter stop-and-go. Karakteristik tersebut membuat motor KTM kerap unggul di lintasan yang menuntut akselerasi berulang setelah pengereman keras, seperti Red Bull Ring di Austria, Mobility Resort Motegi di Jepang, dan Chang International Circuit di Thailand.
Dominasi KTM juga tercermin dalam klasemen konstruktor Moto3 2026. Hingga seri ke-15, KTM memimpin jauh atas Honda dan menguasai sebagian besar posisi teratas klasemen pembalap. Selain itu, tim-tim pengguna KTM juga lebih sering mencatatkan waktu lap kompetitif sepanjang musim.
Meski demikian, motor Honda bukan tanpa keunggulan. NSF250RW dikenal memiliki aerodinamika yang baik dan kecepatan puncak yang sangat kompetitif. Bahkan pembalap Gryd Racing, Eddie O'Shea, sempat mencatatkan rekor kecepatan tertinggi musim ini menggunakan motor Honda di Chang International Circuit, Thailand.
Di tengah situasi tersebut, capaian Veda menjadi semakin menarik. Dengan koleksi 100 poin dari 15 seri, pembalap asal Indonesia itu menjadi pengguna motor Honda dengan perolehan poin tertinggi di klasemen sementara Moto3 2026. Veda unggul atas sejumlah pembalap Honda lainnya seperti Guido Pini yang mengoleksi 70 poin, Joel Kelso dengan 67 poin, hingga Eddie O'Shea yang mengumpulkan 65 poin.
Peringkat kedelapan yang ditempati Veda juga menunjukkan konsistensinya sepanjang musim. Ia hanya terpaut satu poin dari Hakim Danish yang berada di posisi ketujuh dengan 101 poin. Dengan masih tersisa tujuh seri balapan hingga akhir musim, peluang Veda untuk memperbaiki posisinya di klasemen masih sangat terbuka. Bagi seorang rookie, pencapaian tersebut sudah menjadi bukti bahwa Veda mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia. Di tengah dominasi motor KTM dan ketatnya persaingan Moto3, pembalap Honda Team Asia itu justru tampil sebagai pengguna Honda paling sukses sejauh musim 2026 berjalan. (RHU)