Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Jelang MotoGP Mandalika, Marquez Dihantui Trauma Beruntun: Indonesia Terburuk Buatku
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Marc Marquez mengungkapkan kekhawatirannya menghadapi balapan di Indonesia, yang dianggapnya sebagai tempat dengan pengalaman terburuk setelah gagal finis selama tiga tahun berturut-turut. Meskipun berada dalam performa baik dengan hanya terpaut 19 poin dari Jorge Martin di klasemen, Marquez tetap waspada terhadap Sirkuit Mandalika, yang menyimpan kenangan pahit termasuk insiden cedera. Sebelum fokus pada Mandalika, Marquez berencana untuk memulihkan kondisi dan menyiapkan diri untuk balapan selanjutnya di Misano.
Marc Marquez. (Antara)
JAKARTA, AFU.ID— Jelang MotoGP Mandalika 2026, Marc Marquez dibayangi catatan buruk yang membuatnya waspada menghadapi balapan tersebut. Pebalap Ducati itu menyebut Indonesia sebagai tempat dengan pengalaman terburuk baginya setelah tiga kali gagal finis dalam tiga edisi terakhir MotoGP Mandalika. Di sisi lain, Marquez sedang berada dalam momentum bagus setelah menyapu bersih seri Aragon dan kini hanya terpaut 19 poin dari Jorge Martin di puncak klasemen MotoGP 2026.
Persaingan menuju gelar masih panjang karena MotoGP 2026 menyisakan sembilan seri atau 18 balapan. Marco Bezzecchi juga belum keluar dari persaingan setelah mengumpulkan 232 poin di posisi ketiga. MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, akan menjadi seri ke-17 pada 9–11 Oktober 2026.
Marquez memilih tidak terlalu memikirkan posisi klasemen dan ingin fokus menjalani race demi race. Namun, Mandalika memiliki catatan khusus bagi pebalap asal Spanyol tersebut karena ia belum pernah menyelesaikan balapan dalam tiga edisi terakhir. "Indonesia adalah yang terburuk buatku, karena setiap tahun aku mendapatkan memori buruk dari sana," kata Marquez. Catatan buruk itu membuat Mandalika menjadi salah satu sirkuit yang paling diwaspadai Marquez.
Marquez mengaku tidak memiliki kekhawatiran serupa terhadap sirkuit lain yang akan dihadapi dalam beberapa seri ke depan. "Namun, selain itu, aku merasa baik-baik saja dengan sirkuit-sirkuit yang lain," ujarnya. Pada MotoGP Mandalika edisi sebelumnya, Marquez mengalami insiden dengan Bezzecchi hingga terjatuh dan mengalami patah tulang selangka. Cedera tersebut menjadi salah satu memori buruk yang masih melekat dalam perjalanan Marquez di Mandalika.
Sebelum menghadapi Mandalika, Marquez ingin lebih dulu memulihkan kondisi dan mengalihkan fokus ke seri berikutnya di Misano. "Sekarang, mari memulihkan tenaga dari balapan ini dan fokus ke Misano," kata juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut. Dengan jarak hanya 19 poin dari Martin, setiap hasil balapan akan menjadi penting bagi peluang Marquez merebut kembali posisi teratas klasemen. (RAI)