AFU.id

Tawuran Pakai Celurit di Pantura Cirebon yang Viral, Polisi Tangkap 3 Remaja

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Polisi Polresta Cirebon telah menangkap tiga remaja yang terlibat dalam tawuran menggunakan celurit di Pantura, Cirebon, yang viral di media sosial. Ketiga remaja, DS (19), WA (17), dan HN (16), memiliki peran berbeda dalam aksi tersebut, di mana DS berfungsi sebagai perekam dan admin media sosial, sementara WA dan HN terlibat langsung dengan membawa senjata tajam. Penangkapan dilakukan setelah polisi menindaklanjuti laporan masyarakat dan mempelajari rekaman video, dengan penyelidikan masih berlangsung untuk mencari keterlibatan pelaku lain dan barang bukti tambahan.

Tawuran Pakai Celurit di Pantura Cirebon yang Viral, Polisi Tangkap 3 Remaja
Aksi rombongan pemuda mengendarai sepeda motor sambil mengayunkan dan mengacungkan Senjata Tajam (Sajam) (Foto:X/Ranjaupakuu)

Polisi Tangkap Tiga Remaja

Polisi kemudian mempelajari rekaman video yang viral untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Dari penyelidikan tersebut, petugas mengamankan tiga remaja di lokasi berbeda. DS (19), warga Kecamatan Klangenan, diduga berperan sebagai videografer dalam aksi tawuran. Ia juga disebut sebagai admin akun Instagram yang mengunggah rekaman kejadian tersebut.

Sementara WA (17) merupakan pelajar kelas XII jurusan TKR. Adapun HN (16) masih duduk di kelas X SMK. Keduanya diduga bertindak sebagai eksekutor dengan membawa senjata tajam jenis celurit dalam aksi tersebut. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit sepeda motor berwarna hijau yang digunakan DS saat merekam aksi tawuran.

Polisi juga menyita tiga unit telepon seluler milik para remaja yang diamankan. Saat ini, ketiga remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan bersama sejumlah saksi. Polisi juga masih mendalami keterlibatan remaja lain dalam aksi tawuran tersebut. Penyidik turut melakukan pencarian terhadap barang bukti lain yang berkaitan dengan bentrokan yang viral di media sosial itu. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi