Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Kronologi Pesawat Garuda Pecah Ban, Runway Bandara Sultan Hasanuddin Ditutup
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban pada roda utama sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Makassar pada 3 September 2026, namun berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin. Setelah pendaratan, petugas menemukan kerusakan pada roda dan runway ditutup sementara untuk penanganan, berlangsung dari pukul 09.30 hingga 10.30 WITA, sebelum dibuka kembali setelah dinyatakan aman. Direktur Jenderal Perhubungan Udara menegaskan pentingnya keselamatan operasional selama proses penanganan.
Garuda Indonesia GAG02 melakukan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (3/9/2026). (Dok. Istimewa)
JAKARTA, AFU.ID — Pesawat Garuda Indonesia GA604 mengalami pecah ban pada roda utama nomor 3 sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (3/9/2026). Pesawat Boeing 737-800 dengan registrasi PK-GFS itu sedang melayani penerbangan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Meski mengalami gangguan pada roda, penerbangan tetap dilanjutkan hingga pesawat mendarat dengan selamat di Makassar.
GA604 berangkat dari Soetta pada pukul 05.52 WIB dan setelah pesawat mengudara, awak menerima informasi mengenai pecahnya ban pada roda utama. Pada pukul 06.04 WIB, Pilot in Command (PIC) berkoordinasi melalui komunikasi Ground to Air (GTA) dan memutuskan tetap menerbangkan pesawat menuju Makassar. Informasi mengenai kondisi tersebut lalu diteruskan kepada pihak Bandara Sultan Hasanuddin untuk menyiapkan prosedur kedatangan GA604.
Bandara Sultan Hasanuddin langsung mengerahkan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) untuk bersiaga menanti pendaratan. Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia, tim Search and Rescue (SAR), Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), dan Base Rescue Lanud. Setelah sempat melakukan go around, GA604 akhirnya mendarat di landas pacu 03 pada pukul 09.13 WITA dengan kondisi 141 penumpang dan 8 awak pesawat selamat.
Setelah pesawat berhenti, petugas melakukan pemeriksaan awal dan menemukan kerusakan pada main wheel nomor 3. Pesawat lalu ditarik (towing) dari landasan menuju parking stand untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, perbaikan, dan penggantian roda utama. “Setelah pendaratan, runway ditutup sementara melalui NOTAM Nomor A3284/26 untuk memastikan keselamatan operasional dan dilakukan penanganan terhadap pesawat,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa dalam keterangan resminya.
Penutupan Runway 03-21 berlangsung sekitar satu jam mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA untuk mendukung proses penanganan dan memastikan kondisi landasan aman digunakan kembali. Tim teknik juga melakukan pemeriksaan dan pembersihan landasan guna memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris (FOD) yang dapat membahayakan penerbangan. Setelah dinyatakan aman, runway kembali dibuka dan aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin beroperasi normal. (RAI)