JAKARTA, AFU.ID — Kecelakaan udara tragis terjadi ketika sebuah helikopter jatuh di sebuah area parkir di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Selasa (15/09/2026) waktu setempat. Insiden mematikan tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Selain itu, satu korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis. Kondisi terkini korban luka tersebut hingga saat ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang.
Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kapten Branden Silverman, menyatakan pihaknya masih terus mendata jumlah pasti orang yang berada di dalam helikopter. Petugas di lapangan menemukan setidaknya satu korban tewas dalam kondisi tergeletak di luar bangkai helikopter, tepatnya di area parkir. Belum dapat dipastikan apakah seluruh korban jiwa yang ditemukan murni merupakan penumpang atau ada warga yang kebetulan berada di lokasi. Tim penyelamat terus berupaya mengidentifikasi seluruh korban yang terdampak insiden ini.
Berdasarkan laporan awal, helikopter nahas itu menghantam daratan dan mendarat tepat di sebelah deretan kendaraan yang tengah terparkir. Area parkir tersebut diketahui melayani sebuah bangunan komersial besar berlantai satu yang belum dirilis identitas usahanya. Akibat benturan keras yang terjadi, ledakan api langsung berkobar dan memicu kepanikan warga di sekitar tempat kejadian. Sedikitnya 50 personel pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan menjinakkan kobaran api.
Amukan si jago merah yang dipicu dari bahan bakar aviasi helikopter itu turut merusak empat unit mobil dan dua kontainer penyimpanan di area parkir. Kobaran api baru bisa dipadamkan sepenuhnya oleh tim pemadam kebakaran gabungan pada Selasa malam waktu setempat. Kapten Silverman menggambarkan kondisi fisik helikopter usai kecelakaan tersebut sangat mengenaskan dan hancur lebur. Puing-puing pesawat berserakan di sekitar lokasi kejadian sehingga menyulitkan proses identifikasi dan evakuasi awal.
Mengingat kondisi bangkai pesawat yang hancur total, petugas harus ekstra hati-hati memeriksa puing-puing guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam kabin. Area kecelakaan kini telah disterilkan dan dipasangi garis polisi untuk mempermudah proses evakuasi lanjutan. Investigasi mendalam guna mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter akan diambil alih oleh otoritas penerbangan federal secara independen. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) dan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS dijadwalkan memimpin penuh penyelidikan teknis tersebut.
Insiden jatuhnya helikopter ini menambah rentetan peristiwa kecelakaan tragis di Los Angeles pada hari yang sama. Beberapa jam sebelumnya, kecelakaan darat mengerikan juga terjadi saat sebuah mobil SUV menabrak bus kota MTA tidak jauh dari lokasi jatuhnya helikopter. Tabrakan keras tersebut menewaskan dua orang dan melukai enam korban lainnya di tempat kejadian. Rekaman video amatir bahkan memperlihatkan kondisi separuh badan mobil SUV yang menancap kuat masuk ke sisi badan bus. (RHU)