JAKARTA, AFU.ID — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan dimulai besok, Kamis (27/8/2026), di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Rangkaian Muktamar dijadwalkan berlangsung hingga Ahad (30/8/2026), sementara sejumlah agenda teknis kepesertaan telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026). Panitia Muktamar ke-35 NU secara resmi merilis jadwal lengkap kegiatan melalui surat PBNU Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026. Surat tersebut ditandatangani Rais Syuriyah PBNU Prof Mohammad Nuh dan Katib Aam PBNU Akhmad Said Asrori.
Dalam surat itu, PBNU menyampaikan rangkaian kegiatan Muktamar kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), serta Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU). Pembukaan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 27 Agustus 2026, di Lapangan Untung Suropati. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan hadir sekaligus membuka secara resmi Muktamar.
Sebelum pembukaan, registrasi peserta dan pengambilan ID Card dari unsur PWNU, PCNU, dan PCINU telah mulai dilayani pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.00 WIB. Proses registrasi berlangsung di kompleks Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum. Setiap utusan juga diwajibkan memastikan QR Code konfirmasi pendaftaran atau pembaruan data kepesertaan telah valid sesuai Surat Keputusan PBNU yang berlaku dan telah diverifikasi oleh Sekretariat Panitia Muktamar ke-35 NU.
Berikut rangkaian lengkap agenda Muktamar ke-35 NU:
Hari pertama Muktamar diisi dengan seremoni pembukaan yang berlangsung di Lapangan Untung Suropati. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon. Setelah itu dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat, serta ucapan selamat datang dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Shohibul Bait sebagai tuan rumah, laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, serta penyerahan draf materi Muktamar dari Ketua Panitia kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Selanjutnya, Gus Yahya akan menyampaikan sambutan. Setelah itu Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dijadwalkan menyampaikan khutbah iftitah. Amanat Presiden RI Prabowo Subianto kemudian menjadi salah satu agenda utama. Setelah amanat Presiden, Muktamar ke-35 NU secara resmi dibuka dan rangkaian seremoni ditutup dengan doa.
Memasuki hari kedua, Muktamar mulai memasuki agenda persidangan. Sidang Pleno I dijadwalkan berlangsung pukul 08.00-11.00 WIB di Ruang Pleno Halaman GSG. Sidang tersebut membahas sekaligus mengesahkan jadwal dan tata tertib Muktamar ke-35 NU.
Sidang Pleno I dipimpin KH Ahmad Said Asrori dan Prof H Mohammad Nuh. Selanjutnya, Sidang Pleno II berlangsung pukul 13.30-17.00 WIB. Agenda utamanya meliputi laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU, pandangan umum terhadap LPJ PBNU, serta jawaban atas pandangan umum tersebut.
Pada malam harinya, pukul 19.00-22.30 WIB, peserta mengikuti sidang-sidang komisi. Terdapat enam komisi yang membahas berbagai persoalan strategis NU. Komisi A membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi'iyyah di Halaman MAN 3. Komisi B membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu'iyyah di Aula Ma'had Aly.
Komisi C membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah di Aula Madrasah Fatah Hasyim. Komisi D membahas organisasi di Aula GSG. Sementara Komisi E membahas program di Aula Kampus IAIBAFA dan Komisi F membahas rekomendasi di Aula Unwaha.
Pada hari ketiga, sidang komisi kembali dilanjutkan mulai pukul 08.00-12.00 WIB. Setelah agenda istirahat, shalat, dan makan, Muktamar dilanjutkan dengan Sidang Pleno III pada pukul 13.30-15.00 WIB. Sidang ini membahas laporan sekaligus mengesahkan hasil sidang-sidang komisi.
Kemudian Sidang Pleno IV berlangsung pukul 15.30-17.30 WIB di Ruang Pleno Halaman GSG. Agenda yang dibahas mencakup pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU serta tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Agenda paling menentukan berlangsung pada malam hari melalui Sidang Pleno V pukul 19.30-23.30 WIB.
Sidang tersebut mencakup demisioner Pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026, pemilihan dan penetapan anggota AHWA, serta sidang tertutup anggota AHWA. Agenda kemudian berlanjut dengan pengesahan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031, pemilihan Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031, serta penetapan mede formatur.
Dengan demikian, Sabtu malam menjadi salah satu tahapan paling penting dalam keseluruhan rangkaian Muktamar karena proses penentuan kepemimpinan PBNU untuk masa khidmah 2026-2031 dijadwalkan berlangsung pada hari tersebut.
Rangkaian Muktamar ke-35 NU memasuki agenda penutupan pada Ahad (30/8/2026). Seremoni penutupan dijadwalkan berlangsung pukul 08.30-10.15 WIB di Ruang Pleno Halaman GSG. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat, laporan panitia, serta penyerahan hasil Muktamar.
Selanjutnya, Shohibul Bait menyampaikan sambutan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmah 2026-2031. Rangkaian seremoni ditutup dengan sambutan Rais Aam PBNU terpilih masa khidmah 2026-2031 sekaligus penutupan Muktamar ke-35 NU, sebelum diakhiri dengan doa penutup.
Setelah seremoni penutupan, pada pukul 10.15-12.00 WIB dijadwalkan konferensi pers bersama Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih. Muktamar ke-35 NU di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini menjadi forum penting bagi organisasi untuk membahas berbagai persoalan keagamaan, organisasi, program, dan rekomendasi, sekaligus menentukan kepemimpinan PBNU untuk masa khidmah lima tahun mendatang. (EER)