JAKARTA, AFU.ID — Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Wonosobo–Parakan, Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Sebuah truk tangki menabrak tiga kendaraan yang melaju searah di depannya saat melintasi jalan menurun. Pengemudi truk tangki bernama Suroso meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, sementara tiga orang lainnya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar menjelaskan bahwa seluruh kendaraan bergerak dari arah Parakan menuju Kota Wonosobo. Kecelakaan bermula ketika truk tangki bernomor polisi H 9864 GA yang dikemudikan Suroso diduga kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian menabrak Toyota Dyna bernomor polisi BD 8345 BL yang dikemudikan Agung Riyanto. Setelah benturan pertama, truk tangki terus melaju dan menghantam dua kendaraan lainnya.
Kendaraan berikutnya yang tertabrak adalah Isuzu Traga bernomor polisi H 8522 CA yang dikemudikan Suparman. Selanjutnya, truk tangki menabrak Honda Mobilio bernomor polisi G 1029 HB yang dikemudikan Ahmad Nur Hisam. Laju truk baru terhenti setelah masuk ke selokan di sisi jalan. Benturan beruntun tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.
Suroso, yang berusia 67 tahun dan merupakan warga Kota Semarang, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tiga korban luka ringan terdiri atas pengemudi Isuzu Traga serta dua penumpang Honda Mobilio. Ketiganya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan penanganan.
Kasim menyebutkan dugaan awal kecelakaan mengarah pada gangguan sistem pengereman truk saat melintasi jalan menurun. Namun, polisi belum memastikan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan tersebut. Penyidik Satlantas Polres Wonosobo masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Dugaan sementara berkaitan dengan sistem pengereman, tetapi seluruh faktor masih kami dalami,” ujar Kasim.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi teknis truk sebelum kecelakaan serta rangkaian benturan antarkendaraan. Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan tetap laik jalan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur menurun. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan guna memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut. (RHU)