Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Pengemudi Ojek hingga Petugas Damkar Diundang ke Istana
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Ringkasan Berita
Pengemudi ojek, penjaga kedai kopi, dan petugas pemadam kebakaran diundang untuk menghadiri upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan. Mereka, seperti Zulkifli dan Mulyadi yang telah lama berprofesi sebagai pengemudi ojek, serta Wasuri dan petugas damkar Gatot dan Ruly, menyatakan rasa syukur dan kebanggaan atas kesempatan ini, yang dianggap sebagai kehormatan dan pengalaman berharga dalam hidup mereka. Undangan tersebut mencerminkan penghargaan pemerintah terhadap kontribusi masyarakat dalam berbagai sektor.
Sejumlah pengemudi ojek pangkalan di Stasiun Juanda mendapat undangan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan.
JAKARTA, AFU.ID — Pengemudi ojek pangkalan, penjaga kedai kopi, hingga petugas pemadam kebakaran mendapat undangan menghadiri upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan. Zulkifli telah 25 tahun menjadi pengemudi ojek pangkalan di kawasan Stasiun Juanda, Jakarta Pusat. Sehari-hari, ia mengantar penumpang ke berbagai tujuan di sekitar Jakarta dan terbiasa melihat aktivitas di kawasan Istana dari tempatnya bekerja.
Undangan tersebut menjadi kesempatan bagi Zulkifli untuk memasuki kawasan Istana sebagai tamu dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
“Saya bersyukur sekali dapat undangan untuk menghadiri HUT RI yang ke-81 di Istana. Terima kasih buat Bapak Presiden,” ujar pengemudi ojek pangkalan Zulkifli, dikutip dari siaran BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Rasa syukur juga disampaikan Mulyadi yang sekitar 28 tahun menjadi pengemudi ojek pangkalan di kawasan Stasiun Juanda. Ia mendapat kesempatan menghadiri upacara kenegaraan di Istana untuk pertama kalinya.
Sementara itu, Wasuri yang telah sekitar tiga tahun bekerja sebagai penjaga Kedai Kopi Oke juga mendapat undangan menghadiri upacara di Istana. Kedai tempat Wasuri bekerja beroperasi selama 24 jam dengan sistem pergantian tiga orang dalam beberapa sif. “Senang, karena baru kali ini, baru kali ini. Terus pengen masuk istana kayak gimana gitu di istana gitu. Takut enggak bisa tidur, karena kepengen gitu, saking pengennya gitu kan,” tutur Wasuri.
Undangan juga diberikan kepada Gatot Santoso dan Ruly Nur Efendi, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Gatot telah sekitar 15 tahun bertugas di bidang operasi, sedangkan Ruly sekitar 20 tahun bertugas di bidang operasi penyelamatan. Gatot menyebut undangan tersebut merupakan kehormatan bagi keluarga besar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta untuk mengikuti upacara kemerdekaan di Istana. “Perasaan saya pribadi sangat luar biasa. Sebuah kehormatan bisa diundang ke Istana yang begitu megah, dan mudah-mudahan teman-teman kami juga banyak, lebih banyak lagi nanti untuk diundang di Istana,” kata Ruly.