JAKARTA, AFU.ID — Penyanyi dangdut sekaligus aktor legendaris Rhoma Irama menegaskan tidak akan pensiun dari dunia seni meski usianya akan menginjak 80 tahun pada 11 Desember 2026 mendatang. Pelantun lagu “1001 Alasan” itu akan terus berkarya di usia senja. Agar tetap bugar, caranya dengan menjaga pikiran tetap aktif. Menciptakan karya baru membuat pikirannya terus berputar. Berhenti berkarya, baginya, justru berbahaya untuk kesehatan. “Wah, jangan (pensiun). Kalau kita pensiun, stroke kita,” katanya di Depok, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026).
Tips menolak tua ala Rhoma itu sederhana. Kata dia, seseorang harus terus berpikir, bergerak, berolahraga, dan menjaga kreativitas, terutama ketika sudah memasuki usia lanjut. “Jadi jangan pernah otak ini berhenti berpikir. Jangan pernah badan ini berhenti bergerak. Harus selalu olahraga, harus selalu kreatif. Kalau enggak ya udah,” tutur Rhoma.
Rhoma menolak istilah pensiun bagi seniman. Baginya itu istilah yang tidak berlaku, selama senimannya masih punya kemampuan menciptakan karya. Berbeda dengan pekerjaan lain seperti pegawai negeri yang memang ada masa pengabdiannya. “Kecuali ASN,” seloroh Raja Dangdut ini.
Film-film Rhoma yang pernah tayang, sering menampilkan adegan silat. Ternyata, aktivitas gerak fisik itu tidak berhenti di film. Dia mengaku masih terus berlatih silat, sebagai pilihan olahraganya. Silat juga lah yang membuatnya terus bugar. “Olahraga sekarang tuh ya renang, terus di sini silat-silat, olahraga yang paling murah,” ujarnya.
Memilih silat sebagai olahraga rutin, bagi Rhoma sudah tepat, karena tidak membutuhkan tempat khusus. Bisa dilakukan di mana saja. “Paling murah, paling sederhana, paling di sajadah aja kita bisa kok olahraga silat tuh,” ucapnya. Kesehatan fisik harus dijaga, kesehatan mental juga harus mendapatkan porsinya. Rhoma memilih bersyukur, sebagai kunci agar mentalnya tetap sehat. “Tipsnya, bersyukur,” ucapnya.
Rasa syukur itu diimplementasikan dalam beribadah. Menjalankan perintah agama, menjauhi larangannya. Terus meningkatkan kapasitasnya sebagai musisi juga, kata dia, sebagai implementasi syukur, karena telah diberikan anugerah berupa bakat bermusik. “Dengan demikian insyaallah, maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya sebagaimana janji-Nya tadi,” pungkasnya.