JAKARTA, AFU.ID — Kabar duka datang dari meninggalnya Juru Bicara (Jubir) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw. Ia ditemukan meninggal dunia di kawasan tersebut pada Sabtu (25/7/2026). Penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian.
Diketahui, Troy menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN sejak 2023. Dalam perannya, ia bertugas menyusun strategi komunikasi publik serta menjadi penghubung antara pemerintah, media, dan masyarakat terkait pembangunan IKN. Informasi resmi mengenai perkembangan proyek ibu kota baru itu banyak disampaikan melalui dirinya selama tiga tahun terakhir.
Latar belakang pendidikannya mencakup bidang psikologi dan komunikasi. Troy merupakan lulusan Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan meraih gelar Master of Arts bidang Media dan Komunikasi dari Birmingham City University, Inggris. Ia turut mengikuti pendidikan eksekutif di Henley Business School serta mengantongi sertifikasi Indonesia Accredited Public Relations (IAPR) dan Fellow Public Relations (FPR).
Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Troy meniti karier lebih dari tiga dekade di bidang media dan komunikasi. Ia pernah menjadi reporter dan penyiar Radio Suara Surabaya serta Executive Producer di SCTV. Berbagai posisi komunikasi strategis juga pernah diembannya di sejumlah perusahaan seperti Danone AQUA, Standard Chartered Bank, Nissan Motor Indonesia, Kabelvision, dan Jamu Air Mancur.
Selain di sektor swasta, Troy juga pernah terlibat dalam komunikasi publik penanganan pandemi Covid-19. Ia turut bekerja sama dengan Save The Children Indonesia, Katadata, serta AIS Training and Consulting. Rekam jejak panjang ini menjadikannya salah satu sosok berpengalaman di bidang komunikasi strategis sebelum akhirnya bergabung dengan Otorita IKN. Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Otorita IKN maupun kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian Troy.
Sebagai informasi, keterangan awal yang dihimpun polisi dari rekan kerja korban, Troy sempat mengeluhkan sakit sehari sebelum ditemukan meninggal dunia. "Informasi awal dari stafnya, yang bersangkutan kemarin mengalami sakit. Untuk keluhan sakitnya apa, itu masih kami dalami," kata Kapolresta IKN Kombes Pol Supriyanto.
Troy ditemukan seorang diri di kamar huniannya di Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) IKN dalam kondisi rebah dan sudah tidak bernyawa. Jenazah Troy kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina IKN untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses penyelidikan turut ditangani Tim Inafis dan Satuan Reserse Kriminal Polres Penajam Paser Utara (PPU) lantaran Polresta IKN belum memiliki unit serupa. Apabila hasil visum tidak menemukan indikasi kekerasan atau kejanggalan lain, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (NAD)