Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Siapa Ridho Rahmadi? Menantu Amien Rais yang Mundur dari Ketum Partai Ummat, Doktor AI dan Dosen UII
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Mantan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi (Foto: Partai Ummat)
JAKARTA, AFU.ID—Ridho Rahmadi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Ummat setelah memimpin partai tersebut sejak 2021. Keputusan itu diterima Majelis Syura Partai Ummat dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada 26 Agustus 2026. Pengunduran diri Ridho juga diikuti Sekretaris Jenderal Partai Ummat Taufik Hidayat.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Ridho di kursi ketua umum yang bermula saat Partai Ummat dideklarasikan pada 29 April 2021. Sebelum masuk ke dunia politik, pria kelahiran 13 April 1985 itu lebih dikenal sebagai akademisi dan penggiat teknologi informasi. Ridho adalah suami Tasniem Rais, putri Amien Rais.
Profil Ridho Rahmadi
Ridho menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada 2008. Ia melanjutkan pendidikan master di Johannes Kepler University, Austria dan Czech Technical University dan pendidikan doktoralnya di Radboud University Nijmegen, Belanda. Ridho meraih gelar PhD pada 2019 dengan fokus Machine Learning.
Selama menempuh pendidikan doktoral, Ridho sempat menjalani penelitian di Carnegie Mellon University, Amerika Serikat pada 2017. Ia terlibat dalam proyek kerja sama Eropa bersama peneliti dari sejumlah negara, termasuk Belanda, Inggris, Prancis, dan Jerman. Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya, Ridho kembali ke Indonesia dan melanjutkan kiprahnya di bidang akademik.
Karier Ridho di UII dimulai sebagai asisten dosen pada 2006–2007, kemudian menjadi desktop programmer pada 2007–2008. Ia selanjutnya mengajar di Jurusan Teknik Informatika UII sejak 2009 hingga 2019 dan menjadi asisten profesor sampai 2021. Di kampus tersebut, Ridho juga membentuk Pusat Studi Sains Data atau Center of Data Science dan menjadi Kepala Laboratorium Riset Teknik Informatika.
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi (Dok Partai Ummat)
Dari Teknologi ke Politik
Keterlibatan Ridho dalam Partai Ummat berawal ketika ia membantu Amien Rais menyiapkan sistem digital untuk partai tersebut. Ia membuat platform digital dengan server milik partai, aplikasi polling berbasis teknologi informasi, hingga aplikasi survei untuk kebutuhan internal. "Sempat pulang studi itu saya ikuti Bapak (Amien Rais). Saya lalu bikin platform digital yang server-nya milik kami sendiri, aplikasi polling berbasis IT, dan aplikasi survei saya sudah bikin untuk internal partai," ujar Ridho.
Dari peran tersebut, nama Ridho masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Ummat. Usulan itu disampaikan dalam forum Majelis Syura dan membuat Ridho terkejut karena sebelumnya ia lebih banyak berkecimpung di bidang teknologi informasi bukan politik. Namun, Ridho tetap menerima mandat tersebut dan dikukuhkan sebagai ketua umum saat deklarasi Partai Ummat pada 29 April 2021.
Setelah memimpin Partai Ummat selama lebih dari lima tahun, Ridho memutuskan mundur karena kesulitan membagi waktu antara tanggung jawab di partai dan pekerjaannya sebagai Direktur Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua di Yogyakarta. Ia disebut sudah menjalani dua tanggung jawab tersebut selama sekitar satu tahun, tetapi aktivitas bolak-balik Yogyakarta-Jakarta membuat kondisi fisiknya menurun dan lebih sering sakit. Ridho tetap akan aktif sebagai kader dan anggota Majelis Syura setelah meninggalkan jabatan ketua umum, sementara posisi yang ditinggalkannya untuk sementara dijalankan Ansufri ID Sambo sebagai Plt Ketum. (RAI)