Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
22 Korban Selamat KM Virgo Tak Tercatat di Data Manifes, Operator Klaim Data 243 Orang Sesuai
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Sebanyak 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8 tidak tercatat dalam data manifes yang mencantumkan total 243 orang, sehingga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin melakukan pencocokan identitas untuk memastikan akurasi data penumpang. Hingga hari kedelapan operasi SAR, Basarnas telah menemukan 118 korban, termasuk 108 orang selamat dan 10 orang meninggal, sementara 125 orang masih dinyatakan hilang. PT Virgo Karya Shipping, sebagai operator kapal, menyatakan bahwa data manifes mereka sudah sesuai dan mencakup rincian lengkap mengenai penumpang dan kru yang ada di kapal.
Personel TNI AL bersiap menaiki perahu karet saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). (Antara)
JAKARTA, AFU.ID— Sebanyak 22 korban selamat kecelakaan KM Virgo Transport 8 ternyata tidak tercatat dalam manifes kapal yang memuat 243 orang. Temuan itu membuat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin harus mencocokkan kembali identitas para korban dengan daftar penumpang yang diterima dari Surabaya. Hingga hari kedelapan operasi SAR, Basarnas telah menemukan 118 korban, terdiri atas 108 orang selamat, 10 orang meninggal dunia, dan 125 orang masih dinyatakan hilang.
Pencocokan dilakukan untuk memastikan apakah 22 nama tersebut merupakan perbedaan identitas dalam pencatatan atau menunjukkan adanya selisih jumlah orang di atas kapal. Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto menyebut, salah satu kemungkinan yang diperiksa adalah penggunaan nama panggilan dalam manifes. “Biasanya kan penumpang itu misalnya dia pakai namanya nama panggilan, ternyata pada saat di sini namanya sesuai dengan KTP,” kata Heri dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Di tengah pencocokan data, operasi pencarian masih berlangsung di badan KM Virgo Transport 8 yang ditemukan terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. Penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan satu korban pada Minggu, 20 September 2026 pukul 14.14 WITA saat menyisir bagian dalam kapal, lalu korban dievakuasi ke KN SAR Kamajaya dan diteruskan menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas dengan teknik hoisting rescue net. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, setiap korban yang ditemukan akan tetap dievakuasi dengan memperhatikan keselamatan personel SAR di lapangan.
Pencarian turut dibantu ROV (Remotely Operated Vehicle) untuk memetakan bagian dalam kapal dan menemukan akses yang dapat digunakan penyelam. Namun, arus laut yang kuat membuat perangkat tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga sempat diangkat kembali. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, ROV nantinya dapat menjadi panduan bagi penyelam untuk menjangkau lorong-lorong kapal yang sulit dimasuki secara langsung.
Persoalan jumlah penumpang yang tidak tercatat tersebut berhadapan dengan klaim PT Virgo Karya Shipping selaku pemilik dan operator kapal yang menyatakan, data manifes 243 orang telah sesuai dengan data riil. General Manager PT Virgo Karya Shipping Yoel Rihi mengatakan, daftar tersebut mencakup 30 kru, 60 penumpang berjalan kaki, 124 sopir dan kernet truk, serta 29 pekerja pendukung operasional kapal, dengan total 89 kendaraan ikut diangkut. “Untuk manifest kita itu selalu sesuai dengan data yang dari KSOP,” ujar Yoel seraya menyebut daftar nama lengkap 243 orang tersedia bagi keluarga yang ingin melakukan pengecekan. (RAI)