Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil DNA Keluar, Jasad di Enggano Dipastikan ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Jasad pria yang ditemukan nelayan di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, telah dipastikan sebagai Surakman, salah satu anak buah kapal KM Arupadhatu 1 yang hilang bersama rombongan jurnalis di Selat Sunda pada 7 September 2026. Identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Bengkulu melalui pemeriksaan DNA dan kecocokan pakaian, dengan hasil yang diumumkan pada 22 September 2026. Jenazah saat ini berada di RS Bhayangkara Polda Bengkulu dan dijadwalkan diterbangkan ke Banten untuk dimakamkan.
Proses pencarian lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda. (Dok. Istimewa/Razie)
JAKARTA,AFU.ID— Jasad pria yang ditemukan nelayan di sekitar Pulau Enggano, Bengkulu Utara, dipastikan salah satu kru KM Arupadhatu 1 yang hilang bersama rombongan jurnalis. Kepastian itu berdasarkan pemeriksaan DNA oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Bengkulu dan Pusdokkes Polri. Jenazah yang sebelumnya berstatus Mr. X tersebut diidentifikasi sebagai Surakman, yang dalam daftar rombongan tercatat sebagai kru kapal.
Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem keluarga dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah. Selain DNA, pakaian yang dikenakan korban juga disebut memiliki kecocokan dengan pakaian yang terakhir digunakan Sukarman atau Surahman. “Hasil identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap seorang mayat Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, secara genetik teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK kapal,” kata Kapolda Banten Irjen Hengki dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).
Jasad tersebut ditemukan pada hari kelima pencarian dan menjalani proses identifikasi selama sekitar 10 hari hingga hasilnya keluar pada 22 September 2026. Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara Polda Bengkulu untuk persiapan pemulangan ke Banten. Hengki mengatakan, jenazah dijadwalkan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis, 24 September 2026.
Jenazah Surakman rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ki Demang, Carita. Penemuan korban di Bengkulu sebelumnya menjadi perhatian tim SAR karena warga di sekitar perairan telah diminta segera melaporkan apabila menemukan jasad yang diduga berkaitan dengan pencarian. “Oleh karenanya, Polda Banten dan saya selaku Kapolda berkoordinasi dengan Kapolda Bengkulu untuk penemuan Mr. X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu Utara,” ujar Hengki. Rombongan tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026. (RAI)