JAKARTA, AFU.ID - Peristiwa munculnya semburan asap hitam pekat dari bawah tanah yang sempat memicu kepanikan pengunjung pusat pertokoan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/9/2026) akhirnya terkuak. Kepolisian memastikan insiden bertekanan tinggi yang viral di media sosial tersebut murni dipicu oleh kebakaran gardu listrik akibat korsleting, bukan berasal dari kebocoran gas berbahaya atau ancaman struktur bawah tanah lainnya.
Kapolsek Sawah Besar, Kompol Egy Irwansyah, menegaskan bahwa penanganan darurat telah selesai dilakukan dan lokasi dipastikan aman dari potensi bahaya susulan. Pihak kepolisian bergerak cepat menerjunkan personel untuk memeriksa lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi mata sesaat setelah menerima laporan warga. Petugas PLN juga telah diturunkan ke titik kejadian untuk memperbaiki jaringan kelistrikan yang rusak.
Lurah Pasar Baru, Ikhwan Julio Akbar, menjelaskan bahwa gardu listrik yang mengalami gangguan berada di samping salah satu bangunan toko dan berfungsi sebagai penyuplai penerangan jalan umum (PJU). Letak gardu yang berada di ruang terbatas bawah tanah menciptakan tekanan udara tinggi saat api membakar komponen listrik. Hal inilah yang mendorong emisi asap hitam keluar menyembur secara masif melalui celah-celah gorong-gorong ke area pejalan kaki.
Proses pemadaman awal dilakukan secara cepat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) oleh petugas di lapangan sebelum tim teknis PLN tiba untuk mengisolasi arus. Pihak kelurahan mengonfirmasi tidak ada bangunan toko maupun fasilitas pertokoan warga yang mengalami kerusakan fisik akibat insiden kebakaran gardu tersebut.
Saat ini, kondisi aktivitas perdagangan di kawasan pertokoan Pasar Baru dipastikan telah kembali kondusif dan beroperasi normal. Pihak otoritas wilayah bersama PLN terus memantau instalasi jaringan listrik bawah tanah di sekitar kawasan heritage tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali. (RHU)