JAKARTA, AFU.ID — Personel gabungan TNI dari Yonif 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III berhasil menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu, (19/9/2026). Penangkapan sosok yang telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri tersebut berlangsung tak lama setelah pesawat Trigana Air PK-YSC jenis Boeing 737-500 yang ditumpanginya mendarat pada pukul 14.59 WIT.
Petugas yang telah menyeterilkan area akses keluar-masuk bandara langsung menyergap Abdon begitu turun dari tangga pesawat dan membawanya ke ruang isolasi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan, dalam pemeriksaan awal, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya datang ke Dekai adalah untuk bertransaksi membeli senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng, Yahukimo.
"Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng Yahukimo," ujar Lucky. Ia menegaskan,yang bersangkutan berencana memborong senjata api tersebut untuk memperkuat persenjataan kelompoknya.
Niat tersebut juga diperkuat oleh temuan bukti percakapan dalam gawai milik Abdon yang disita petugas. "Tidak dapat terbayangkan apabila yang bersangkutan dapat menyelesaikan transaksi pembelian senjata api tersebut, mengingat TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur tercatat telah melakukan serangkaian aksi kekerasan dan tindak kriminal di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan," tegas Lucky.
Kelompok TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur yang dipimpin oleh Ananias Ati Mimin dan dibantu Abdon Kisamdu memiliki rekam jejak aksi kejahatan dan aksi teror di kawasan Pegunungan Bintang. Selain melancarkan serangkaian penyerangan terhadap pos-pos militer dan mengintimidasi warga sipil pendatang, kelompok ini terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Kepala Kampung Modusit yang juga anggota Satpol PP Kabupaten Pegunungan Bintang, Timo Kasipmabin.
Lebih jauh, pimpinan Kodap 35 Bintang Timur dinilai memiliki hubungan erat serta kesamaan pandangan dengan Panglima Kodap III Ndugama, Egianus Kogoya, kelompok yang bertanggung jawab atas berbagai kejahatan kemanusiaan, termasuk aksi pembunuhan berdarah dingin terhadap pengemudi mobil travel logistik, Aris Sanda, di Jalan Trans Wamena-Nduga. Pihak TNI mengonfirmasi bahwa Abdon Kisamdu akan segera diserahkan kepada Polres setempat agar proses hukum terhadap aksinya dapat segera berjalan. "Rencananya, yang bersangkutan akan kami serahkan ke Polres setempat, agar proses hukum terhadap Abdon Kisamdu dapat segera dilakukan," imbuh Lucky.
Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menegaskan, jajarannya bersama Polri akan terus bertindak tegas, terukur, dan profesional sesuai kaidah hukum serta HAM untuk mengejar anggota OPM lainnya, demi menjamin keamanan warga masyarakat di tanah Papua dari ancaman teror kelompok bersenjata. “TNI akan bertindak tegas dan terukur terhadap setiap aktivitas yang mengancam keselamatan Masyarakat, terlebih penggunaan senjata yang dapat membahayakan nyawa orang orang tak berdosa," pungkasnya. (MAR)