JAKARTA, AFU.ID — Penembakan terjadi di tengah kerumunan warga di kawasan Locust Street, Trenton, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (30/08/26) sekitar pukul 00.33 waktu setempat. Insiden tersebut menewaskan dua orang dan melukai delapan lainnya. Peristiwa terjadi ketika ratusan orang berkumpul dalam acara yang oleh pejabat setempat disebut sebagai pertemuan besar orang dewasa tanpa izin.
Kantor Kejaksaan Mercer County mengatakan polisi menerima laporan mengenai beberapa kali tembakan sebelum mendatangi blok 100 Locust Street. Petugas kemudian menemukan 10 orang terkena tembakan, setelah sebelumnya jumlah korban sempat dilaporkan mencapai 11 orang. Hingga Minggu malam waktu setempat, penyebab penembakan masih diselidiki dan belum ada tersangka yang ditangkap.
Dua korban meninggal dunia terdiri atas seorang perempuan berusia 33 tahun dan seorang pria berusia 42 tahun. Delapan korban luka terdiri atas dua perempuan dan enam pria berusia 23 hingga 43 tahun. Seluruh korban luka dirawat di Capital Health Regional Medical Center dan dilaporkan berada dalam kondisi stabil, sedangkan identitas korban meninggal belum diumumkan.
Jumlah orang yang berada di lokasi belum diketahui secara pasti. Kejaksaan Mercer County memperkirakan sekitar 100 orang berkumpul, sementara Wali Kota Trenton W. Reed Gusciora menyebut jumlahnya kemungkinan mencapai 200 orang atau lebih. Polisi menemukan lebih dari 50 selongsong peluru serta sejumlah kendaraan yang terkena tembakan.
Pihak berwenang meyakini terdapat saksi yang melihat langsung penembakan tersebut. Polisi meminta siapa pun yang memiliki informasi segera melapor untuk membantu mengungkap pelaku dan motif kejadian. Kasus ini ditangani Mercer County Homicide Task Force bersama Departemen Kepolisian Trenton.
Penembakan tersebut mendorong Pemerintah Kota Trenton mengevaluasi pengawasan terhadap pertemuan besar yang digelar tanpa izin. Pemerintah berencana mempelajari langkah yang diterapkan kota-kota lain untuk mencegah kerumunan di jalan permukiman berubah menjadi lokasi kekerasan. Polisi juga akan berdialog dengan warga untuk mencegah aksi balasan maupun kekerasan susulan.
Gubernur New Jersey Mikie Sherrill mengatakan telah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Ia menyampaikan simpati kepada keluarga korban, para korban luka, dan masyarakat Trenton yang terdampak. Pemerintah negara bagian disebut terus berkoordinasi dengan aparat yang menangani penyelidikan.
Penembakan di Trenton terjadi di tengah tingginya kasus kekerasan bersenjata di Amerika Serikat. Gun Violence Archive mencatat sedikitnya 317 penembakan massal yang melibatkan empat korban atau lebih sepanjang 2026. Pemerintah setempat kini menghadapi tantangan untuk mengungkap pelaku sekaligus menjaga keamanan ruang publik tanpa mengkriminalisasi kegiatan berkumpul secara damai. (RHU)