Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Kebakaran TPA Galuga Bogor: Sudah 16 Jam dan Sejumlah Titik Api Masih Menyala
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ringkasan Berita
Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, sejak Senin malam belum sepenuhnya padam hingga Selasa siang, dengan beberapa titik api masih menyala. Meskipun tidak ada korban jiwa, proses pemadaman mengalami kendala karena lokasi yang sulit dijangkau, sehingga melibatkan berbagai instansi seperti Damkar, BPBD, TNI, dan Polres Bogor, termasuk upaya penyiraman dari udara. Akibat kebakaran, aktivitas pembuangan sampah di TPA Galuga ditutup sementara untuk memfokuskan upaya pemadaman dan mencegah penyebaran api lebih lanjut.
Kobaran api membakar kawasan TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
JAKARTA, AFU.ID— Kebakaran melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sejak Senin (7/9/2026) petang dan belum sepenuhnya padam hingga Selasa siang. Setelah api membesar pada tengah malam, petugas baru berhasil mengendalikan kobaran sekitar pukul 03.30 WIB, tetapi sejumlah titik api masih harus ditangani. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara luas area yang terbakar dan penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan.
Api awalnya muncul di lahan kosong yang berada di sekitar kawasan TPA sebelum merambat hingga menyentuh area tempat pembuangan sampah. Proses pemadaman menghadapi kendala karena beberapa titik berada di bagian belakang kawasan yang sulit dijangkau langsung kendaraan pemadam. “Status masih dalam penanganan. Cuma tinggal beberapa titik,” kata Dansek Leuwiliang Damkar Kabupaten Bogor, Mulyana.
Untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses, petugas harus menyambungkan selang sepanjang sekitar 400-500 meter ke titik api. Pemadaman dilakukan secara gabungan dengan melibatkan Damkar, BPBD, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polres Bogor, termasuk penggunaan kendaraan water cannon dan water bombing dari udara. TNI Angkatan Udara mengerahkan helikopter dari Lanud Atang Sendjaja untuk membantu penyiraman dari udara.
Pemkab Bogor juga membuat parit pembatas di antara lahan pertanian atau perkebunan dengan kawasan TPA untuk mencegah api terus merambat. Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, area yang terbakar belum dapat dipastikan karena masih dihitung oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui pemantauan drone. “Penyebabnya belum bisa kita simpulkan malam hari ini. Kita masih berfokus kepada pemadaman api supaya tidak menjalar lebih jauh lagi,” ujar Rudy.
Kebakaran tersebut berdampak pada aktivitas pembuangan sampah sehingga pelayanan TPA Galuga ditutup sementara selama satu hari pada Selasa (8/9/2026). Penutupan dilakukan agar akses menuju kawasan dapat difokuskan untuk distribusi air dan mobilisasi kendaraan pemadam selama proses penanganan berlangsung. Pemkab Bogor juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor karena kebakaran turut berdampak pada lahan milik Kota Bogor yang berada di kawasan TPA Galuga. (RAI)