Hiace Oleng dan Hantam Belakang Truk
Hiace yang oleng ke kiri kemudian menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya. Saat kejadian, truk melaju di lajur lambat, sedangkan Hiace berada di lajur cepat. Polisi sementara menyimpulkan faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut. Dugaan pengemudi Hiace mengantuk menjadi fokus awal penyelidikan.
"Hingga saat ini, analisa awal kami menyimpulkan penyebab utama kecelakaan adalah faktor human error, yakni dugaan kuat pengemudi Hiace yang mengantuk," ujar Siswanto. Benturan keras mengakibatkan sejumlah penumpang Hiace menjadi korban. Tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal ketika dalam perjalanan menuju RSUD Jombang.
Empat korban tewas masing-masing Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar; Dwi Raharjanto (49), warga Klaten; Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri; dan Prawoto (55), warga Sukoharjo. Selain korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan mulai ringan hingga berat. Mereka adalah Eko Budianto Setiawan, Lidia Yustika, Edi Mursito, Ismaya Salindri, Ghofur Y Saputra, Sunarto, dan Yudha.
Sementara pengemudi dan kernet truk, Muhar dan Arif Purwanto, dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka berarti. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada Toyota Hiace dan truk gipsum. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Pengelola Tol Jombang-Mojokerto masih melakukan penghitungan terhadap kemungkinan kerusakan sarana dan prasarana jalan tol akibat kecelakaan tersebut.
Petugas PJR bersama pengelola tol melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kondisi pengemudi serta faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut. "Kami juga telah melakukan serah terima penanganan lanjutan dengan Unit Gakkum Polres Jombang," kata Siswanto. (FAD)





























