JAKARTA, AFU.ID — Kecelakaan beruntun melibatkan satu truk crane dan empat sepeda motor terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu. Polisi menduga kecelakaan dipicu gangguan pada sistem pengereman truk crane. Enam orang terluka dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk mendapat perawatan.
Kasatlantas Polresta Solo Kompol Dhayita Daneswari mengatakan truk crane dikemudikan seorang pria berusia 50 tahun dengan seorang kernet berusia 21 tahun, yang keduanya merupakan warga Kabupaten Purworejo. Kendaraan tersebut melaju dari arah utara menuju selatan, sedangkan empat sepeda motor berada di depannya. Tabrakan terjadi saat rombongan kendaraan melintas di depan Bengkel Cakra Motor Sport.
“Mobil crane yang berada di belakang diduga mengalami rem blong. Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga kemudian membentur empat sepeda motor yang berada di depannya secara bersamaan,” ujar Dhayita dalam keterangan resmi, Rabu (2/9/2026). Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan rangkaian tabrakan dan kondisi kendaraan. Penyebab teknis gangguan pengereman masih didalami.
Enam korban mengalami luka dengan tingkat berbeda. Salah satu pengendara mengalami patah tulang pada bahu kiri, sedangkan korban lain mengalami luka lecet dan memar. Dua anak yang dibonceng di antara sepeda motor tersebut turut mendapat perawatan setelah mengalami luka lecet.
Empat sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah dan diamankan di Satlantas Polresta Solo untuk kepentingan penyelidikan. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan sekitar Rp3 juta. Seorang warga menyebut insiden terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika arus lalu lintas ramai oleh warga yang berangkat kerja dan pelajar menuju sekolah.
Dhayita mengimbau pengguna jalan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman dan komponen penting lainnya. Pemeriksaan kendaraan perlu dilakukan sebelum perjalanan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Polisi masih menangani perkara tersebut sesuai prosedur dan belum menyimpulkan penyebab teknis selain dugaan rem blong. (RHU)