JAKARTA, AFU.ID — Pagelaran pameran karya seni kesejahteraan hewan khususnya ayam akan dilakukan oleh Act for Farmed Animals (AFFA) di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 5-7 September 2026. Pameran imersif bertemakan Beyond the Cage yang mengundang empati para pengunjung tentang persoalan sistem kandang baterai ayam.
Persoalan tersebut lahir dari temuan AFFA yang mencatat umumnya ayam petelur dipelihara berkelompok dalam kandang kawat yang lebih kecil dari kertas A4. Kondisi tersebut membuat ayam tak hanya sulit bergerak, tetapi juga sulit mengepakkan sayapnya, bertengger, mandi debu, membuat sarang dan bersosialisasi.
AFFA mengungkapkan, beberapa penelitian seperti Kajian European Food Safety Authority (EFSA) dan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) menyimpulkan kondisi kandang ayam yang bermasalah dapat membuat timbulnya gangguan terhadap kesejahteraan hewan. Hal tersebut didasari oleh terhubungnya keseluruhan rantai produksi termasuk kondisi pemeliharaan hewan dan tata kelola penggunaan anti biotik.
Oleh karena persoalan tersebut, AFFA menyuarakan Cage-Free dalam pameran itu. Cage-Free merupakan sistem pemeliharaan ayam petelur tanpa kandang baterai. Dalam sistem ini, ayam memiliki kesempatan lebih besar untuk bergerak, mengepakkan sayap, bertengger, menggunakan area sarang, serta melakukan perilaku alami lainnya.
Cage-Free dinilai mempunyai pengaruh besar adalah perusahaan yang menggunakan telur dalam jumlah besar, mulai dari hotel, restoran, retail, produsen makanan, hingga bisnis hospitality. “Telur sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, tetapi sistem di balik produksinya hampir tidak pernah terlihat oleh konsumen,” ujar Elfha Shavira, Pemimpin Kampanye AFFA dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
AFFA memilih pendekatan seni dan pengalaman imersif agar isu yang biasanya hadir dalam bentuk laporan, angka, dan dokumentasi investigasi dapat dipahami secara lebih dekat oleh masyarakat. Pameran gratis ini juga menghadirkan karya dari seniman Inkomee. (NAD)