AFU.id

Italia Serahkan Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, Kapal Perang yang Pernah Berlayar ke Libya dan Afghanistan

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

Ringkasan Berita

Kapal induk Giuseppe Garibaldi resmi diserahkan oleh Italia kepada Indonesia dan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 dalam sebuah seremoni di Jakarta pada 24 September 2026. Kapal ini, yang memiliki sejarah panjang dalam berbagai operasi internasional, akan menjalani retrofit untuk disesuaikan dengan kebutuhan TNI Angkatan Laut, dengan Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan ditunjuk sebagai komandannya. Giuseppe Garibaldi, yang dibangun pada tahun 1983, memiliki spesifikasi canggih dan mampu mengoperasikan berbagai pesawat serta helikopter, serta dilengkapi sistem pertahanan yang modern.

Italia Serahkan Giuseppe Garibaldi ke Indonesia, Kapal Perang yang Pernah Berlayar ke Libya dan Afghanistan
Kapal Induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi akan tiba di Jakarta, Jumat (17/9/2026) (Dok. TNI AL)

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan lebar sekitar 30,4 meter pada geladak penerbangan dan draft 6,7 meter. Kapal bernomor lambung 551 tersebut memiliki bobot perpindahan sekitar 13.850 ton dalam kondisi muatan penuh dan menggunakan sistem propulsi Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) dengan empat turbin gas FIAT/GE LM2500. Sistem itu menghasilkan daya sekitar 60.400 kilowatt atau 81.000 tenaga kuda, dengan kecepatan maksimum mencapai 30 knot dan jarak jelajah sekitar 7.000 mil laut.

Geladak penerbangannya memiliki panjang sekitar 173,8 meter dan dalam konfigurasi Italia dapat membawa sekitar 18-20 pesawat atau helikopter sesuai kebutuhan misi. Garibaldi sebelumnya mampu mengoperasikan helikopter EH101, SH90A, AB212, serta pesawat Short Take-Off and Vertical Landing (STOVL) AV-8B Plus Harrier II. Kapal ini juga dilengkapi sistem pertahanan seperti rudal antipesawat Aspide dan persenjataan jarak dekat, sekaligus memiliki kemampuan komando serta dapat dikonfigurasi sebagai Landing Helicopter Assault (LHA) untuk mendukung operasi amfibi. (RAI)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi