Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Krakatau Masih Batuk-batuk, Erupsi Kembali Terjadi Siang Ini
Bagikan:
Penulis: Fandi Permana · Reporter: Fandi Permana
Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas magma pada Selasa (8/9/2026). Berdasarkan data PVMBG siang ini, erupsi terekam selama 17 detik (WX Chasing/Brandon Clement)
JAKARTA, AFU.ID — Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas erupsi siang ini. PVMBG mencatat bahwa Seismograf merekam aktivitas vulkanik selama 17 detik.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 11.34 WIB, Selasa (8/9/2026). Erupsi itu terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan abu vulkanik mengarah ke barat. "Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 08 September 2026, pukul 11:34 WIB," tulis PVMBG.
Dalam aktivitas vulkanik terbaru itu, tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi itu terekam dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 17 detik. PVMBG mengimbau masyarakat diminta tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Sampai saat ini, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi empat kali hari ini. Pada erupsi pertama Gunung Anak Krakatau terjadi pada pukul 05.08 WIB, erupsi kedua terjadi pukul 05.34 WIB, dan ketiga pada pukul 07.49 WIB.
Saat erupsi pertama, visual letusan Gunung Anak Krakatau tidak teramati karena tertutup sebaran abu. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik.
Lalu, erupsi kedua visual juga tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi 10 detik. Saat erupsi ketiga terjadi, seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik. Kondisi visual letusan juga tidak teramati. (FAP)