JAKARTA, AFU.ID — Dua pria terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) diamankan warga di kawasan Perumahan Kota Serang Baru (KSB), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa penangkapan yang berlanjut pada aksi amuk massa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB. Aksi pengepungan oleh warga dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi kejahatan jalanan pada malam hari di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan unggahan yang viral di platform media sosial X melalui akun @netizenledger pada Selasa (08/09/2026) pagi, penangkapan bermula dari kecurigaan warga terhadap gerak-gerik kedua pria tersebut di area permukiman. Kedua terduga pelaku disinyalir sedang mengintai calon korban sebelum akhirnya dikepung dan dihentikan oleh kerumunan warga setempat. Kejadian tersebut dengan cepat menarik perhatian ratusan warga sekitar yang berada di lokasi ruko dan pertokoan perumahan.
Suasana di lokasi penangkapan kian riuh dan memancing emosi massa setelah kedua terduga pelaku yang diamankan tanpa mengenakan pakaian atas tersebut memperlihatkan gestur tak biasa. Di tengah kepungan massa yang emosi, kedua pria itu terlihat saling berinteraksi dan bertingkah bak pasangan sesama jenis (LGBT). Perilaku tersebut justru semakin membakar kemarahan warga hingga sorakan keras menggema di sepanjang area ruko Perumahan KSB.
Kekesalan warga yang memuncak akibat dugaan aksi pembegalan dan gestur pelaku membuat massa sulit dikendalikan. Sejumlah warga yang geram terlihat mendaratkan tindakan fisik atau "salam olahraga" ke arah tubuh kedua terduga pelaku secara bergantian. Kedua pria tersebut hanya bisa pasrah duduk menyudut sembari diinterogasi oleh warga yang mengelilingi mereka.
Guna mengantisipasi terjadinya aksi main hakim sendiri yang berujung fatal, pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat setempat langsung mengamankan kedua terduga pelaku. Petugas keamanan lingkungan membawa keduanya ke tempat tertutup untuk meredam kemarahan massa yang terus berdatangan. Langkah ini dilakukan sembari menunggu kedatangan personel kepolisian dari sektor setempat ke lokasi kejadian.
Peristiwa ini menambah daftar keresahan masyarakat di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, terkait kerawanan aksi begal pada jam-jam rawan. Warga mendesak pihak kepolisian untuk memetakan kembali titik-titik rawan kejahatan serta mengintensifkan patroli malam secara berkala. Hal ini dinilai penting agar rasa aman masyarakat di kawasan permukiman dapat kembali pulih.
Hingga Selasa siang, pihak Kepolisian Sektor Serang Baru maupun Polres Metro Bekasi belum memberikan rilis resmi mengenai kronologi pasti serta identitas kedua terduga pelaku. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengusut motif pembegalan serta memproses hukum kedua pria yang diamankan tersebut. (RHU)