AFU.id

Kronologi Pembunuhan Wanita di Hotel Tanah Abang: Cekcok Berujung Dicekik, Pelaku Kabur Pakai Identitas Palsu

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Jasad seorang wanita bernama Intan Rahmania (19) ditemukan di Hotel Mustika, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 12 September 2026, dan polisi menduga bahwa ia menjadi korban pembunuhan. Pelaku yang berinisial SMA ditangkap sehari setelah penemuan jasad, setelah melakukan cekcok dengan korban yang berujung pada tindakan mencekik hingga menyebabkan kematian. Selama pelarian, SMA berusaha menghindari penangkapan dengan menggunakan identitas palsu dan berupaya menghilangkan barang bukti, namun akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kronologi Pembunuhan Wanita di Hotel Tanah Abang: Cekcok Berujung Dicekik, Pelaku Kabur Pakai Identitas Palsu
Ilustrasi korban pembunuhan (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)

Pelaku Kabur dan Ganti Identitas

Setelah pembunuhan terjadi, SMA tidak langsung tertangkap. Polisi menyebut pelaku berupaya menghindari pengejaran dengan berpindah-pindah tempat. SMA juga disebut menggunakan identitas palsu selama dalam pelarian. Selain itu, polisi menyebut pelaku berupaya menghilangkan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

"Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu dan berupaya menghilangkan barang bukti serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas," ungkap Abdul Rahim. Penyelidikan Jatanras Polda Metro Jaya kemudian mengarah kepada SMA hingga akhirnya pria tersebut berhasil diamankan pada Minggu pagi.

Kasus ini bermula ketika jasad Intan Rahmania ditemukan di kamar 304 Hotel Mustika, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026). Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti kepolisian. Dari hasil penyelidikan, polisi menduga kematian Intan berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Jatanras Polda Metro Jaya bergerak melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku.

Hanya berselang sehari setelah jasad ditemukan, polisi mengamankan SMA di wilayah yang belum dirinci. Saat ini SMA masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian, barang bukti, serta keterangan lain untuk melengkapi proses penyidikan kasus tersebut. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi