AFU.id

ISPA Tembus 174 Ribu Kasus, Kualitas Udara Kalbar Berstatus Berbahaya akibat Karhutla

Bagikan:

Penulis: Raihan Immaduddin

Ringkasan Berita

Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melonjak menjadi 174.694 kasus antara Agustus hingga 21 September 2026, dengan 4.533 kasus masih dalam pemantauan. Kualitas udara di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur dinyatakan berbahaya, memaksa pemerintah meminta warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan meningkatkan perhatian terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia. Selain itu, dampak karhutla juga dirasakan oleh satwa liar, dengan sejumlah individu yang diselamatkan dan dilepasliarkan kembali.

ISPA Tembus 174 Ribu Kasus, Kualitas Udara Kalbar Berstatus Berbahaya akibat Karhutla
Kebakaran Hutan di Kalimantan sampai ke Malaysia. Foto istimewa

Berita Terkait

Pilihan Redaksi