JAKARTA, AFU.ID — Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pakuan (BEM Unpak) Bogor menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/26) sore. Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan sejumlah spanduk, salah satunya bertuliskan “Menuju Indonesia Gagal”. Sekitar 100 mahasiswa tiba di depan gerbang utama DPR setelah melakukan long march dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Massa mengenakan jas almamater berwarna ungu sambil membawa bendera universitas dan poster berisi kritik terhadap pemerintah. Selain “Menuju Indonesia Gagal”, mahasiswa juga membawa spanduk bertuliskan “Bebaskan Kawan Kami”. Setibanya di depan DPR sekitar pukul 16.40 WIB, mereka langsung menggelar orasi secara bergantian.
Sepanjang perjalanan menuju kompleks parlemen, mahasiswa meneriakkan yel-yel dan menyanyikan sejumlah lagu perjuangan. Koordinator aksi memimpin massa menggunakan pengeras suara sambil mengarahkan rombongan menuju gerbang utama DPR. Aparat kepolisian terlihat melakukan pengawalan selama massa bergerak menuju lokasi aksi.
Aksi BEM Unpak kali ini membawa sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah dan agenda legislasi di DPR. Mahasiswa menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, reforma agraria hingga kebijakan terkait TNI dan Polri. Mereka juga mendesak pengawalan terhadap RUU Perampasan Aset serta evaluasi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kedatangan mahasiswa Unpak berlangsung sehari setelah aksi di sekitar DPR berakhir ricuh dan meluas hingga kawasan Slipi dan Pejompongan. Karena itu, pengamanan di sekitar kompleks parlemen masih terlihat ketat saat massa tiba. Sejumlah polisi wanita membentuk barisan tepat di hadapan mahasiswa yang melakukan orasi.
Sebelum tiba di Jakarta, rombongan mahasiswa berangkat dari Bogor menggunakan tiga unit bus. Satu bus disediakan kampus, sedangkan dua lainnya merupakan kendaraan sewaan yang digunakan peserta aksi. Setelah turun di kawasan GBK, massa melanjutkan perjalanan menuju DPR dengan berjalan kaki.
Hingga Jumat sore, mahasiswa masih menyampaikan orasi dan tuntutan di depan Gedung DPR RI. Belum ada informasi mengenai adanya pertemuan antara perwakilan BEM Unpak dengan anggota DPR untuk menanggapi tuntutan yang disampaikan. Aksi tetap berlangsung di bawah pengawasan aparat kepolisian. (RHU)