JAKARTA, AFU.ID — Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menjamin seluruh proyek strategis sumber daya air tetap berjalan tanpa hambatan di tengah penetapan status tersangka korupsi terhadap sejumlah mantan pejabat eselon satu di lingkungan kementeriannya.
“Jangan khawatir, karena walaupun eselon satunya kena, program prioritas pemerintah di bidang sumber daya air yang mampu menyokong swasembada pangan 2026 tetap wajib terlaksana maksimal,” kata Dody di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Dody memastikan kelangsungan pembangunan infrastruktur krusial seperti irigasi dan bendungan tidak akan tersendat, sembari menegaskan pihaknya terbuka serta tidak akan menghalangi jalannya proses hukum.
“Tidak ada cerita dirjennya kena masalah kemudian irigasinya mampet. Program prioritas wajib dan harus sukses dengan tetap memperhatikan keefektifan dan keefisiensiannya,” tegasnya.
Sebagai informasi, Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta sebelumnya resmi menahan 3 mantan pejabat Kementerian PU atas dugaan pemerasan, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan terkait sejumlah proyek pengelolaan anggaran.
“Kami menetapkan tersangka inisial DP selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Air periode Juli 2025 hingga Januari 2026 dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa proyek,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Dapot Dariarma pada Kamis (21/5).
Selain DP, penyidik juga menahan RS selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya dan AS selaku Pejabat Pembuat Komitmen untuk 20 hari ke depan, seiring dengan berlangsungnya pemeriksaan saksi lanjutan serta upaya pelacakan aset untuk memulihkan kerugian negara. (ANT/NAD)