JAKARTA, AFU.ID — Setelah aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyita perhatian publik nasional, kini muncul gerakan baru bertajuk Aliansi Masyarakat Cirebon Melawan (AMCM). Gerakan tersebut meerbitkan sebuah surat pemberitahuan yang mengonfirmasi akan menggelar aksi massa akbar di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta pada Kamis (10/9/2026) mendatang.
Melalui surat pemberitahuan resmi bertanggal Selasa (1/9/2026) yang ditujukan kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat, AMCM menyatakan keberadaan mereka sebagai wujud keprihatinan atas kemerosotan etika, moral, serta kinerja para anggota legislatif baik di tingkat pusat maupun daerah. "Kehidupan anggota dewan saat ini berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat bawah yang masih berkutat dengan kemiskinan dan kesenjangan social," demkian dikutip dari surat pemberitahuan tersebut, Rabu (2/9/2026).
Meski sama-sama bergerak dari basis daerah menuju Gedung DPR RI, terdapat perbedaan mendasar pada fokus isu dan tuntutan yang diusung oleh AMPB dan AMCM. AMPB memfokuskan perjuangannya pada penguatan instrumen hukum pemberantasan korupsi, dengan tuntutan utama desakan pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi.
Sementara itu, AMCM mengarahkan fokus perjuangannya pada persoalan reformasi kesejahteraan dan kesenjangan ekonomi. Tuntutan AMCM mencakup evaluasi struktur keuangan wakil rakyat serta perlindungan kesejahteraan pekerja sektor informal dan buruh, yang dirinci dalam dua poin utama.
Pertama, pemotongan serta penurunan gaji dan tunjangan anggota DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Kedua, pengkajian dan penyusunan regulasi/RUU mengenai skema peningkatan kesejahteraan masyarakat kelas menengah ke bawah, khususnya mencakup peningkatan pendapatan pengemudi ojek daring (ojol), guru honorer, serta kaum buruh.
Untuk menopang penyampaian aspirasi tersebut, AMCM berencana mendirikan posko dan tenda donasi di kawasan Senayan mulai Sabtu, (5/9/2026)sebelum dilanjutkan dengan puncak aksi massa akbar pukul 13.00 WIB. AMCM menegaskan gerakan mereka bersikap independen tanpa intervensi partai politik, ormas, maupun kelompok anarko. (MAR)