JAKARTA, AFU.ID — Video seorang penumpang kapal feri yang melompat ke laut saat pelayaran dari Wanci, Wakatobi menuju Kamaru, Buton, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat KMP Bahtera Mas II tengah berlayar pada Minggu sekitar pukul 10.48 WITA. Dugaan persoalan pribadi hingga masalah keluarga kemudian mencuat di balik tindakan penumpang tersebut.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Baubau Zullivan Ramadhana membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, penumpang tiba-tiba berada di laut saat kapal dalam perjalanan dari Wanci, Kecamatan Wangiwangi menuju Kamaru, Kecamatan Lasalimu. Petugas kapal kemudian melakukan penyelamatan hingga penumpang tersebut berhasil kembali ke atas kapal.
“Memang betul itu kejadiannya tanggal 16 Agustus kemarin sekitar jam 10.48,” kata Zullivan. Rabu (19/08/2026), ia mengatakan petugas langsung memastikan posisi penumpang setelah mengetahui kejadian tersebut sebelum memberikan pertolongan.
Rekaman yang beredar memperlihatkan penumpang sempat berada di laut sebelum kru kapal memberikan alat penyelamat dan membawanya kembali ke kapal. Korban selamat dan tidak dilaporkan mengalami luka serius, meski kondisinya terlihat lemas setelah dievakuasi. Peristiwa itu kemudian ramai diperbincangkan setelah videonya tersebar di media sosial.
Mengenai penyebab kejadian, Zullivan menyebut penumpang diduga sedang menghadapi persoalan pribadi dan keluarga. Namun, ia tidak mengungkap lebih jauh mengenai masalah yang dimaksud. “Sepertinya lagi ada masalah, ada sedikit permasalahan di keluarganya,” ujarnya.
Dugaan kondisi depresi juga sempat muncul dari keterangan seorang penumpang yang dikutip media lokal tak lama setelah kejadian. Namun, belum ada keterangan tenaga medis yang memastikan korban mengalami depresi, sehingga informasi tersebut masih sebatas dugaan. Pihak ASDP sejauh ini hanya mengonfirmasi adanya indikasi persoalan pribadi atau keluarga.
Setelah kapal tiba di Pelabuhan Kamaru, korban diserahkan kepada Polsek Kamaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Setelah kondisinya dinilai aman, korban kemudian diperbolehkan pulang dan kembali ke rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
KMP Bahtera Mas II merupakan kapal penyeberangan milik ASDP yang melayani konektivitas di Sulawesi Tenggara, termasuk lintasan menuju kawasan Wakatobi. Data resmi ASDP mencatat kapal tersebut memiliki gross tonnage 571 GT dengan panjang keseluruhan sekitar 55,5 meter. (RHU)